Jumlah ODP dan PDP Covid-19 turun, tapi penularan masih terjadi

"Ini memberikan gambaran pada kita bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik."

Seorang pemuda Karang Taruna Mojo dengan mengenakan APD melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid_19 dan masa PSBB di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (16/05/20). Foto Antara/Zabur Karuru.

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mencatat adanya penurunan jumlah orang dalam pemantauan atau ODP dan pasien dalam pemantauan atau PDP Covid-19. Akan tetapi, penurunan yang terjadi masih menunjukkan adanya rantai penularan coronavirus.

"Rantai penularan di luar masih berlangsung. Oleh karena itu, pada kasus ODP yang sekarang kita pantau masih ada 44.703 orang. Kasus PDP yang kita pantau 11.705 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (20/5).

Sejauh ini, pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap 211.883 spesimen dari 154.139 orang. Pemeriksaan dilakukan melalui dua cara, yakni metode real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Dari jumlah spesimen itu, Kemenkes mendapati adanya kenaikan kasus positif Covid-19 sebanyak 693 orang pada hari ini. Dengan demikian, masyarakat yang terinfeksi coronavirus mencapai 19.189 orang.

Sementara itu, kasus sembuh juga meningkat 108 orang, sehingga totalnya menjadi 4.575 orang. Sedangkan kasus meninggal meningkat 21 orang, sehingga totalnya menjadi 1.242 orang.