Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera bergerak cepat merespons dampak banjir susulan di Desa Lumut dan Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, dengan menerjunkan tim monitoring dan evaluasi khusus.
Bantuan dari Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian senilai Rp35 juta itu disalurkan melalui Ketua Tim Monev Khusus Aceh Tengah Kolonel Laut Daniel Setiawan 99 keluarga terdampak di dua desa tersebut, Rabu (14/10/2026). Selain bantuan berbentuk kebutuhan pokok, warga terdampak juga menerima bantuan alat masak.
“Agenda hari ini yang pertama dan terpenting adalah memberikan tali asih. Ini merupakan bentuk perhatian Bapak Menteri Dalam Negeri sebagai Kasatgas atas banjir susulan,” kata Daniel.
Banjir susulan terjadi setelah hujan turun terus-menerus di wilayah Kecamatan Linge beberapa hari terakhir. Dampak terberat dialami warga Reje Payung setelah luapan Sungai Jambo Aye memutus Jembatan Gantung Garuda yang menjadi satu-satunya akses menuju kampung tersebut.
Terputusnya jembatan membuat warga Reje Payung harus mengungsi ke Desa Jamat yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat sekaligus akses menuju fasilitas pendidikan dan mata pencaharian penduduk.
“Dampak paling parah berada di Kampung Reje Payung karena akses jembatan gantung terputus. Masyarakat yang berdomisili di seberang harus mengungsi ke Kampung Jamat karena akses sudah tidak bisa dilalui,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Andalika.
Selain menyerahkan bantuan, Tim Monev Khusus Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah meninjau Jembatan Gantung Garuda, sejumlah titik longsor, dan infrastruktur lain yang terdampak. Hasil identifikasi akan digunakan untuk menyusun rekomendasi penanganan serta menentukan dukungan yang dibutuhkan dari pemerintah pusat dan daerah.
Tim juga meninjau lahan di Kampung Jamat yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap bagi masyarakat Reje Payung. Peninjauan dilakukan untuk memastikan rencana hunian mempertimbangkan keamanan lokasi, aksesibilitas, dan keberlanjutan kehidupan warga setelah relokasi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah Khairmansyah mengapresiasi bantuan dan perhatian Kasatgas PRR kepada masyarakat di kedua desa tersebut. Pemerintah daerah akan melanjutkan koordinasi agar kebutuhan warga selama mengungsi dan penanganan infrastruktur dapat berjalan beriringan.
Kepala Desa Reje Payung Sejahtera juga menyampaikan bantuan tersebut bermanfaat bagi warga yang sedang menghadapi dampak banjir dan keterputusan akses.
“Atas nama masyarakat Reje Payung, kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas PRR yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.