Peristiwa

Jembatan bailey di Aceh Tengah kembali hubungkan 5 desa yang sempat terisolir

Jembatan itu menjadi satu-satunya akses utama masyarakat dari 5 desa menuju pusat ibu kota Kabupaten Aceh Tengah di Takengon. Desa-desa tersebut yakni Kampung Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kutereje, dan Reje Payung.

Kamis, 21 Mei 2026 17:59

Kehadiran jembatan Bailey di Kampung Linge, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, membawa harapan baru bagi ribuan warga di 5 desa yang sebelumnya sempat terisolir akibat putusnya akses utama sejak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025.

Tokoh masyarakat Kampung Linge, Abdul Salam, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera serta aparat TNI yang telah membangun jembatan tersebut dalam waktu singkat sehingga masyarakat kini kembali bisa melintas dengan aman.

“Kami ucapkan ribuan terima kasih dengan dibangun jembatan ini. Kami sudah bisa melintas kembali,” kata Abdul Salam saat ditemui, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, jembatan itu menjadi satu-satunya akses utama masyarakat dari 5 desa menuju pusat ibu kota Kabupaten Aceh Tengah di Takengon. Desa-desa tersebut yakni Kampung Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kutereje, dan Reje Payung.

“Ini cuma satu-satunya jalan lintas kami ke sana. Tidak ada jalan lain, buntu. Harapan kami selanjutnya supaya segera dibangun (jembatan) permanen. Karena kalau hujan datang, ini bisa longsor sedikit demi sedikit,” katanya.

Tim copywriter Reporter
Tim copywriter Editor

Tag Terkait

Berita Terkait