Peristiwa

Perkuat sinkronisasi pemulihan pascabencana, Kasatgas PRR: Jangan ada yang ditinggalkan

Tito juga meminta agar perhatian diberikan terhadap sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya pembangunan jalan dan jembatan serta percepatan pembangunan hunian tetap.

Jumat, 26 Juni 2026 21:25

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya sinkronisasi seluruh program pemulihan yang dijalankan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar tidak ada wilayah maupun kebutuhan masyarakat terdampak yang tertinggal.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul kegiatan monitoring, koordinasi, dan konsolidasi Satgas PRR di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Utara pada Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut membahas perkembangan pemanfaatan Transfer ke Daerah (TKD), Bantuan Keuangan Khusus (BKK), pemulihan lahan sawah, perbaikan infrastruktur, serta penguatan Posko Satgas PRR di tingkat daerah.

Menurut Tito, data kegiatan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus dikumpulkan dan dipetakan secara menyeluruh agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif.

"Posko agar minta detail rencana kegiatan K/L yang tergabung dalam Satgas baik yang sudah turun anggaran dari Kemenkeu maupun yang belum. Juga kegiatan pemda-pemda untuk pemulihan bencana. Agar bisa kita cek dan sinkronkan. Jangan ada yang overlapping atau yang ditinggalkan," kata Tito dalam keterangannya. 

Selain sinkronisasi program, Tito juga meminta agar perhatian diberikan terhadap sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya pembangunan jalan dan jembatan serta percepatan pembangunan hunian tetap.

Sahputra Reporter
Sahputra Editor

Tag Terkait

Berita Terkait