Peristiwa

Satgas PRR-PNM bahas skema pembiayaan usaha bagi penyintas, Kabupaten Agam jadi pilot project

Melalui model ini, pemerintah berharap proses pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menjadi contoh yang dapat diterapkan di daerah terdampak bencana lainnya.

Sabtu, 18 Juli 2026 23:07

Pemulihan pascabencana tidak hanya ditandai dengan pulihnya infrastruktur dan hunian, tetapi juga bangkitnya kembali aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk memperkuat upaya tersebut, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyiapkan model pembiayaan dan pemberdayaan usaha bagi penyintas bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kabupaten Agam dipilih sebagai pilot project pengembangan program yang mengintegrasikan dukungan pembiayaan usaha dengan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Melalui model ini, pemerintah berharap proses pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menjadi contoh yang dapat diterapkan di daerah terdampak bencana lainnya.

Dalam pendampingan yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT PNM, Pemerintah Kabupaten Agam, BPBD, serta instansi terkait, dibahas berbagai tahapan implementasi program, mulai dari penyusunan skema pembiayaan berbasis klaster usaha, verifikasi 5.843 nasabah, termasuk 1.820 nasabah di Kabupaten Agam, hingga pemadanan data penerima bantuan. 

Pertemuan juga membahas progres penyusunan nota kesepahaman (MoU) antara BNPB dan PT PNM beserta perjanjian kerja sama sebagai landasan pelaksanaan program.

"Pertemuan membahas rencana cluster pembiayaan usaha, verifikasi nasabah, pemadanan data penerima bantuan, progres penyusunan MoU BNPB–PNM, serta penyusunan perjanjian kerja sama sebagai dasar implementasi program," tulis Tim BNPB dalam laporannya kepada Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian.

Sahputra Reporter
Sahputra Editor

Tag Terkait

Berita Terkait