sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

ABM Investama dapat pinjaman modal kerja US$50 juta

PT ABM Investama Tbk. akan menggunakan pinjaman untuk pembiayaan proyek energi di lokasi ibu kota baru.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Jumat, 20 Des 2019 17:27 WIB
ABM Investama dapat pinjaman modal kerja US$50 juta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Perusahaan investasi di bidang energi terintegrasi PT ABM Investama Tbk. (ABMM) mendapat pinjaman sebesar US$50 juta dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Direktur Utama ABM Investama Andi Djajanegara mengatakan pemberian kredit dari Bank OCBC NISP ini akan digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja perseroan.

"Dengan adanya komitmen pendanaan berupa kredit investasi ini menunjukkan bahwa perseroan terus memperoleh dukungan dari sektor perbankan. Di sisi lain, fasilitas ini menunjukkan komitmen ABM untuk meningkatkan kinerja perseroan secara berkelanjutan,” tutur Andi Djajanegara di Jakarta, Jumat (20/12).

ABM optimistis pada 2020 memiliki potensi pertumbuhan yang berkelanjutan. Salah satunya adalah didorong oleh strategi perusahaan yang menerapkan mining value chain (MVC), sehingga bisnis dapat tetap tumbuh meskipun harga sumber energi termasuk batu bara sedang terkoreksi.

Salah satu wujud strategi tersebut adalah penyertaan modal senilai US$60 juta ke PT Multi Harapan Utama (MHU) yang berlokasi di Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur dan memiliki cadangan batu bara sebesar 80 juta ton.

Melalui penyertaan modal yang dilakukan akhir Oktober 2019 tersebut, kontraktor pertambangan yang dimiliiki ABM, yaitu PT Cipta Kridatama (CK), kembali mendapatkan keuntungan tambahan berupa kontrak penambangan jangka panjang (life of mine) dari MHU.

Strategi tersebut sekaligus memberi kesempatan pertumbuhan kepada anak usaha ABM di bidang transhipment, yaitu PT Baruna Dirga Dharma (BDD), dan anak usaha ABM yang bergerak di penyediaan bahan bakar (fuel management) yaitu PT Prima Wiguna Parama (PWP).

”Ke depan, kami akan melakukan berbagai inovasi dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait guna meningkatkan value perusahaan sekaligus berpartisipasi aktif dalam mendukung percepatan pembangunan nasional,” ujar Andi.

PT ABM Investama Tbk merupakan bagian dari Grup Tiara Marga Trakindo (TMT), salah satu kelompok bisnis nasional terbesar di Indonesia yang telah 40 tahun berkecimpung di industri alat berat. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya