sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Agar bisa bertahan, koperasi harus beralih ke digital

Koperasi disebut harus hadir dalam ekosistem digital.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 13 Agst 2020 15:15 WIB
Agar bisa bertahan, koperasi harus beralih ke digital
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Memasuki era digital, semua model bisnis dipaksa untuk beradaptasi, tak terkecuali koperasi. Lebih lagi, pandemi Covid-19 yang melanda berbagai dunia membuka mata khalayak bahwa digital menjadi satu poin penting untuk dapat bertahan menghadapi tantangan zaman.

Executive Committee Indonesian Consortium for Cooperative Innovation (ICCI) Firdaus Putra mengatakan, agar semakin relevan dengan perkembangan zaman, koperasi harus beralih ke digital dan berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan rintisan yang hidup di ekosistem yang sama.

"Koperasi harus hadir dalam ekosistem digital dengan membangun kolaborasi bersama dengan pelaku digital lainnya. Hal ini akan menyebabkan anggota koperasi dapat lebih mudah mengakses layanan koperasi di manapun dan kapanpun," katanya dalam webinar bertajuk Masihkah Koperasi Menjadi Andalan, Kamis (13/8).

Menurutnya, strategi itu juga akan menjadi pemantik bagi kalangan milenial untuk lebih akrab dengan bisnis model koperasi serta meninggalkan kesan kolot dan tradisional yang selama ini melekat dengan citra koperasi.

"Karena milenial ini punya cara baca yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Jika perusahaan startup punya aplikasi mobile, maka koperasi juga harus punya agar milenial lebih mudah mengakses," ujarnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh ICCI kepada 1.050 responden yang terdiri dari 81,71% pegawai dan 18,29% manajer, sebanyak 77,6% menginginkan agar koperasi melakukan inovasi agar terus bertahan di era digital.

Inovasi yang diinginkan para responden tak hanya terbatas pada transformasi ke bidang digital, namun  pada sumber daya manusia (SDM), inovasi pada pemasaran, inovasi sosial, inovasi peningkatan kualitas, dan inovasi pada produk.

“Era digital membawa sejumlah peluang bagi koperasi untuk meningkatkan layanan yang menjangkau kebutuhan hulu dan hilir anggota sehingga nilai tambah yang dirasakan anggota akan lebih signifikan karena koperasi tumbuh sebagai entitas bisnis yang mengusung one stop solution bagi anggotanya,” ujar dia.

Sponsored
Berita Lainnya