sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Airlangga: Penguatan daya beli kunci stabilitas ekonomi 2020

Konsumsi rumah tangga selama ini menjadi pendukung utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Jumat, 21 Feb 2020 16:32 WIB
Airlangga: Penguatan daya beli kunci stabilitas ekonomi 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pentingnya penguatan daya beli untuk menjaga kondisi perekonomian pada 2020 agar tidak terdampak dari penyebaran coronavirus.

"Tentu yang perlu kita jaga dalam negeri adalah buying power (daya beli) agar ekonomi tidak turun," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Jakarta, Jumat (21/2).

Airlangga Hartarto menjelaskan penyebaran coronavirus  akan berpengaruh kepada kondisi global, termasuk Indonesia, sehingga perlu ada antisipasi.

Oleh karena itu, penguatan daya beli ini menjadi penting untuk menjaga kinerja konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi pendukung utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Meski demikian, ia belum dapat memperkirakan dampak kejadian ini kepada proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,3% pada akhir tahun, termasuk melakukan revisi target.

"Kami juga masih monitor setiap bulan dan tren seperti apa," kata Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Bank Indonesia melakukan revisi pertumbuhan ekonomi pada 2020 menjadi 5,0%-5,4%, dari sebelumnya 5,1%-5,5%.

Bank sentral bahkan memproyeksikan perekonomian pada triwulan I-2020 hanya tumbuh pada kisaran 4,9% karena terdampak oleh kondisi global yang terpengaruh penyebaran coronavirus.

Sponsored

Berdasarkan kajian Bank Indonesia, penyebaran coronavirus dapat memengaruhi perekonomian Indonesia melalui jalur pariwisata, perdagangan, maupun investasi.

Berita Lainnya