logo alinea.id logo alinea.id

Akseleran optimistis peroleh dana segar US$7,5 juta pada 2019

Akseleran optimistis memperoleh pendanaan Seri A senilai US$7,5 juta hingga akhir Maret 2019 atau April 2019.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 07 Feb 2019 17:35 WIB
Akseleran optimistis peroleh dana segar US$7,5 juta pada 2019

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) optimistis memperoleh pendanaan Seri A senilai US$7,5 juta hingga akhir Maret 2019 atau April 2019.

Perusahaan financial technology (fintech) pinjam-meminjam (peer to peer lending) ini baru saja memperoleh dana segar senilai US$2,5 juta melalui pendanaan seri A pada Juli 2018.

“Pendanaan berasal dari lokal maupun asing,” kata Co-Founder & CEO Akseleran Ivan Nikolas Tambunan di Jakarta, Kamis (7/2).

Ivan menyatakan dana segar itu didapat dari investor yang bergerak di bidang perbankan, modal ventura, perusahaan pembiayaan (leasing) dari dalam dan luar negeri. Investor asing tersebut berasal dari Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Swiss. Investor dari Jepang dan Tiongkok akan turut serta dalam pendanaan seri A ini

“Meski ada investor asing, Akseleran masih tetap akan dikuasai oleh pemegang saham lokal,” kata dia.

Chief Technology Officer (CTO) & Co-Founder Akseleran Rassel Pratomo menyebutkan, dana segar itu akan dipakai untuk meluncurkan produk baru dan memperbaharui pengalaman konsumen (user interface dan user experience/UI/UX).

Selain itu, dana tersebut akan dipakai untuk memperbaharui teknologi Akseleran supaya sesuai dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apalagi, saat ini OJK mewajibkan fintech lending untuk menyimpan uang di rekening perantara (escrow account) tidak lebih dari dua hari.

Tambahan modal ini juga akan dipakai untuk teknologi tanda tangan digital. "Kami akan menambah data center dan eksplorasi mesin pembelajar untuk prediksi peforma, risiko, dan produk pinjaman," kata dia.

Sponsored

Sebelumnya, Akseleran tengah membidik pendanaan seri A berkisar US$5 juta-US$10 juta. Perusahaan akan melakukan perluasan pasar setelah merilis aplikasi di Google Playstore pada 10 September lalu. Pada November nanti, aplikasi ini bisa diunduh para pengguna iPhone di iOS.

"Kami menargetkan tahun ini menyalurkan kredit senilai Rp1,2 triliun dengan 200.000 user di Akseleran," imbuh Chief Marketing Officer (CMO) Akseleran Andri Madian.

Selain untuk mengembangkan teknologi, dana itu dipakai untuk metode promosi baru dengan pembuatan kode referral dan pemasangan iklan di media luar ruang. "Jadi ada fitur referral get member (program afiliasi) pada awal November tahun lalu," ujar Andri.

Sekedar informasi, Akseleran berhasil menyalurkan total pinjaman senilai Rp55 miliar pada Januari 2019 dan diharapkan berkembang sebesar 15%-20% tiap bulannya. Akseleran juga menargetkan penyaluran kredit senilai Rp1,2 triliun sepanjang 2019.