sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aktivitas manufaktur membaik, IHSG ditutup naik 2%

BBRI, MNCN, BBTN, BJBR, dan UNTR menjadi lima saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 01 Des 2020 17:13 WIB
Aktivitas manufaktur membaik, IHSG ditutup naik 2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 2% ke level 5.724 pada perdagangan Selasa (1/12). Sektor aneka industri yang naik 3,91% dan sektor industri dasar yang naik 3,17% menjadi dua sektor penopang terbesar penguatan IHSG.

Tercatat sebanyak 24 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp16 triliun. Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp642 miliar.

Saham BBRI, MNCN, BBTN, BJBR, dan UNTR menjadi lima saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing. Sementara saham TLKM, BMRI, BBCA, HMSP, dan TOWR menjadi lima saham yang paling banyak dijual asing.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan sentimen datang dari membaiknya aktivitas manufaktur di dalam negeri. Manufacturing PMI Indonesia saat ini berada di ambang batas ekspansi, yaitu 50,6 pada November 2020.

Sponsored

Hal ini dapat dikatakan positif sebab selama satu tahun terakhir, PMI Manufacturing berada dalam fase kontraksi atau perlambatan. Menurut Nico, pertumbuhan ini juga merupakan pertumbuhan pertama dalam aktivitas pabrik, sejak perlambatan pada Agustus menyusul pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta pada pertengahan Oktober.

"Naiknya inflasi bulan November ikut memberikan dampak positif bagi pergerakan IHSG sepanjang sesi II," ujar dia.

Meskipun daya beli belum dapat dikatakan pulih, lanjutnya, tetapi naiknya inflasi secara bulanan (mom) pada bulan November sebesar 0,28% dan 1,59% secara tahunan (yoy) memberikan kepercayaan diri bagi pelaku pasar.

Berita Lainnya