sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Analis: IHSG sudah berada dalam area jenuh beli

Penguatan nilai tukar rupiah masih menjadi penyokong utama pergerakan pasar saham Indonesia.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 04 Des 2018 10:47 WIB
Analis: IHSG sudah berada dalam area jenuh beli
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi semakin kokoh pada hari ini, (4/12). Penguatan nilai tukar rupiah masih menjadi penyokong utama pergerakan pasar saham Indonesia.

IHSG dibuka di zona positif yaitu, berada di 6.131,718 atau naik 0,21%. Sementara nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sudah berada di level Rp14.265.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG akan bergerak di sekitar 6.100. Indeks tepatnya akan berada di level support 6.069-6.093 dan resistance 6.149-6.181.

"IHSG diprediksi menguat. Penguatan akan didorong kondisi global yang kondusif dan penguatan nilai tukar rupiah," kata Dennies melalui risetnya, Selasa (4/11).

Meski rupiah terus terapresiasi, pelaku pasar sebaiknya tidak lengah dengan pergerakan indeks. Dennies melihat secara teknikal IHSG sebenarnya sudah berada dalam area jenuh beli (overbought).

"Sesungguhnya yang harus dibahas mengenai KTT G20 yang berlangsung di Buenos Aires. Namun terasa kurang menarik apabila kita sandingkan dengan pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping. Kami memprediksi IHSG akan berada pada level 6.038-6.155," ucap Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, Maximilianus Nico Demus.

Sementara itu, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menuturkan, adanya aksi ambil untung yang diikuti dengan antisipasi pertemuan antara Presiden Xi dan Presiden Trump di sela KTT G-20 Summit membuat laju kenaikan IHSG terhenti. 

"Sentimen positif dari sejumlah berita emiten dan penguatan rupiah yang terbantukan dengan sentimen dari dalam negeri tidak cukup membantu bertahannya IHSG di zona hijau," ujar dia.

Sponsored

Reza memperkirakan IHSG berada di bawah target support dan resistance di 6.074-6.088

 

Berita Lainnya