sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Asing borong saham perbankan, IHSG terkerek naik

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 12 Agst 2020 16:23 WIB
Asing borong saham perbankan, IHSG terkerek naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,83% ke level 5.233 pada Rabu (12/8). Investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp142 miliar.

Tercatat sebanyak 11,7 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 triliun. Sektor aneka industri yang naik 2,31% dan sektor keuangan yang naik 2,22% menjadi penopang penguatan IHSG hari ini.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan dari dalam negeri, penguatan pasar saham kali ini didominasi oleh saham perbankan yang mendapatkan aksi pembelian masif dari investor asing. Dalam sepekan ini, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak diborong oleh investor asing.

"Menjelang pengumuman rebalancing portfolio indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International), tentunya hal ini menimbulkan pertanyaan terhadap peluang saham tersebut menjadi pilihan dengan bobot yang ditambahkan pada portfolio indeks tersebut," ujarnya.

Meskipun hal ini belum dapat terkonfirmasi, lanjut Nico, namun investor juga perlu melihat potensi dampak stimulus pemerintah yang menggunakan perbankan sebagai koridor terdepan pemulihan ekonomi nasional saat ini.

Seperti diketahui, pemerintah berupaya mendorong perekonomian lewat UMKM. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, membantu menurunkan rasio pengangguran, serta meningkatkan produktivitas.

Dari total sekitar 64 juta usaha, sebanyak 98% adalah usaha mikro dan hanya sekitar 1,5% usaha kecil, sementara sisanya 0,5% adalah usaha menengah. Sehingga apabila penyerapan anggaran tersebut dapat tersalurkan dengan baik, Nico melihat hal ini dapat langsung berdampak pada perekonomian.

Sementara sentimen lainnya datang dari keyakinan pemerintah akan distribusi vaksin di awal tahun depan. Seperti diketahui, vaksin anti virus Covid-19 tengah memasuki tahap uji klinis. Presiden Joko Widodo menargetkan, seluruh masyarakat Indonesia sudah bisa diberi vaksin Covid-19 pada Januari 2021.

Sponsored

"Tentunya ini menjadi kabar baik akan keberadaan vaksin di dalam negeri. Kami berharap ekspektasi Presiden Jokowi menjadi kenyataan," tuturnya.

Berita Lainnya

Pemkot Kediri upayakan tambah ambulans

Sabtu, 10 Jul 2021 18:32 WIB

Penampakan Redmi K50 terkuak

Selasa, 27 Jul 2021 11:14 WIB