sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id
Live Streaming

Asing jual saham BRI hingga Indofood, IHSG turun sentuh level 6.007

Saham Bank BRI, Merdeka Copper Gold, dan Indofood CBP menjadi tiga saham yang paling banyak dijual investor asing di pasar reguler.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 18 Jun 2021 16:59 WIB
Asing jual saham BRI hingga Indofood, IHSG turun sentuh level 6.007

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,01% ke level 6.007 pada perdagangan Jumat (16/6). Dengan penutupan ini, IHSG melemah 1,45% dibandingkan level awal pekan yang mencapai 6.110.

Tercatat, sebanyak 26,5 miliar saham diperdagangkan, dengan nilai transaksi mencapai Rp16,9 triliun. Sebanyak 112 saham naik ke zona hijau dan 412 saham turun ke zona merah.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya PT Limas Indonesia Makmur Tbk. (LMAS), PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG), MNC Investama Tbk.(BHIT), PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX). Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Sky Energy Indonesia Tbk.(JSKY),  PT Multipolar Tbk. (MLPL), PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS), dan Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI).

Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp193 miliar di seluruh pasar dan senilai Rp374 miliar di pasar reguler. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), menjadi tiga saham yang paling banyak dijual investor asing di pasar reguler.

Sponsored

Dalam satu pekan terakhir investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp702 miliar.

Kemudian, sepanjang hari ini Indeks LQ45 bergerak melemah. Saham–saham yang mendominasi penguatan di antaranya PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA). Sedangkan, saham–saham yang medominasi penurunan adalahPT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA), PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), dan MDKA, BBNI.

Berita Lainnya