sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Mandiri bidik penyaluran KUR Rp30 triliun pada 2020

Bank Mandiri akan meningkatkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) ke destinasi pariwisata prioritas.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 17 Jan 2020 18:05 WIB
Bank Mandiri bidik penyaluran KUR Rp30 triliun pada 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 240687
Dirawat 56889
Meninggal 9448
Sembuh 174350

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp30 triliun pada 2020. KUR ini terdiri atas KUR mikro sebesar Rp12 triliun, KUR kecil Rp 19,975 triliun, dan KUR TKI sebesar Rp25 miliar. 
SVP Micro Development & Agen Banking Bank Mandiri Zedo Faly mengatakan pihaknya akan meningkatkan penyaluran KUR kepada sektor-sektor yang terkait pariwisata, khususnya di lima destinasi wisata yang baru saja ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas. 

Kelima destinasi tersebut yakni Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan Likupang di Sulawesi Utara.

"Kami berharap 2020 dapat menyalurkan KUR ke sektor terkait pariwisata dengan rasio yang jauh lebih besar dibanding tahun lalu,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id di Jakarta, Jumat (17/1).

Selain itu, kata Zedo, Bank Mandiri juga ingin mengembangkan usaha-usaha kecil terkait seperti pelaku usaha agrowisata, restoran dan rumah makan tradisional, usaha penginapan dan transportasi serta usaha kerajinan suvenir dan oleh-oleh.

Zedo menjelaskan, salah satu upaya yang akan dilakukan untuk mendorong penyaluran KUR tersebut adalah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dengan memanfaatkan jaringan mikro Mandiri, yang telah memiliki pemahaman tentang kearifan lokal di lima destinasi wisata tersebut.

“Hal lainnya adalah dengan menjalin kerja sama dengan operator di destinasi wisata serta nasabah eksisting perseroan di bidang tour and travel, melalui kerjasama pemberian referral kepada pelaku usaha yang menjadi value chain nasabah sehingga bisa meningkatkan kelayakan untuk mendapatkan kredit,” katanya. 


Zedo menyebut pihaknya optimistis dapat menjangkau para pelaku usaha tersebut karena suku bunga KUR yang kini semakin murah yakni sebesar 6% atau turun dari 7% di tahun lalu. 

Selain itu, pihaknya juga akan terus memperbaiki proses bisnis KUR agar dapat semakin mudah dan cepat dirasakan pelaku usaha.
Capaian 2019

Sponsored

Sementara itu, sepanjang 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp25,02 triliun atau 100,09% dari target yang ditetapkan yakni Rp25 triliun.

Zedo mengatakan penyaluran tersebut dilakukan secara hati-hati sehingga dapat menjaga rasio kredit macet (NPL) KUR di angka 0,44%. 

“Penyaluran KUR tahun lalu juga telah dilaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah, di mana fokus utama tetap pada sektor produksi,” kata dia. 

Tahun lalu, Bank Mandiri sudah menyalurkan Rp12,53 triliun atau sebesar 50,1% dari total KUR Bank Mandiri untuk sektor produksi.
Rinciannya, rincian sektor pertanian 17,89%, sektor perikanan 0,28%, dan sektor industri pengolahan 3,77%. 

Selanjutnya, sektor pertambangan garam rakyat dan sektor jasa produksi adalah masing-masing 0,01% dan 28,15%.

Adapun sebesar Rp260 milliar sudah disalurkan kepada 3.410 debitur pelaku usaha terkait kepariwisataan di lima destinasi wisata super prioritas. 

Berita Lainnya