sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani: Baru 21 pemda yang salurkan BLT dana desa di atas 50%

Masih banyak daerah yang menyalurkan dana desa di bawah 50%, bahkan hanya 15%.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 21 Jul 2021 17:47 WIB
Sri Mulyani: Baru 21 pemda yang salurkan BLT dana desa di atas 50%

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, hingga Juli 2021 baru 21 pemerintah daerah (pemda) yang berhasil menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa di atas 50%.

Sebanyak 21 pemda tersebut telah berhasil menyerap anggaran sebesar Rp717 miliar dari pagu yang telah diberikan sebesar Rp1,2 triliun dan telah diberikan kepada 2.873 desa.

"Ada 21 daerah yang sudah mencairkan BLT desa di atas 50%. Ini bagus, artinya desa sudah mendapatkan keluarga-keluarga rentan untuk disalurkan bantuan," katanya dalam video conference APBN Kita, Rabu (21/7).

Sri Mulyani pun menuturkan, jika sesuai target seharusnya penyaluran BLT Desa pada Juli Ini harus di atas 50%. Namun, masih banyak daerah yang menyalurkan dana desa di bawah 50%, bahkan hanya 15%.

"Artinya kita harus terus mendorong desa-desa yang realisasinya masih kecil tadi. Karena ini sangat berarti bagi masyarakat desa untuk menghadapi situasi PPKM," ujarnya.

Bendahara negara tersebut mengungkapkan, daerah yang penyerapannya masih berkisar 15% ke bawah terdiri dari 163 daerah dengan serapan Rp983 miliar dari pagu Rp11,51 triliun untuk 25.547 desa.

"Jadi, not even Rp1 triliun realisasinya, tetapi hanya 8,2%. Ini 163 kabupaten/kota di mana penyaluran BLT desa sangat kecil," ujarnya. 

Sementara itu, yang penyaluran BLT desanya berkisar 30% ke bawah terdapat di 151 daerah, dengan serapan sebesar Rp2,1 triliun atau 21,7% dari pagu Rp10 triliun dan diberikan untuk 25.815 desa.

Sponsored

Sedangkan untuk daerah yang penyalurannya berkisar antara 30%-50% adalah 99 daerah untuk 15.208 desa, di mana serapan anggarannya sebesar Rp2,2 triliun dari pagu Rp6,09 triliun.

Dengan demikian, total realisasi penyaluran BLT Desa yang sebesar Rp28,8 triliun tersebut hingga Juli 2021 baru menyentuh 5,2 juta penerima manfaat, padahal ditargetkan anggaran sebesar itu mampu menjangkau hingga 8 juta kelompok penerima manfaat.

"Kami bersama Kemendagri dan Kemendes terus mendorong agar BLT desa segera bisa dibayarkan dengan jumlah penerima mencapai 8 juta dan ini akan bisa membantu masyarakat di level desa," tuturnya.

Berita Lainnya