sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani: Batam Logistic Ecosystem dorong kepastian berusaha

Sistem pelabuhan yang terintegrasi akan lebih membuat proses administrasi lebih efektif dan efisien.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 18 Mar 2021 14:36 WIB
Sri Mulyani: Batam Logistic Ecosystem dorong kepastian berusaha

Pemerintah meluncurkan Batam Logistic Ecosystem (BLE) pada Kamis (18/3). BLE adalah sistem terintegrasi logistik di pelabuhan yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan, pengangkutan, hingga bongkar muat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembentukan BLE bertujuan untuk meningkatkan kepastian berusaha, dan mendorong minat investor masuk ke Batam.

"Jadi BLE ini untuk meningkatkan kepastian berusaha dan daya tarik untuk berinvestasi di Batam," katanya saat launching BLE.

Dengan sistem pelabuhan yang terintegrasi akan lebih membuat proses administrasi lebih efektif dan efisien, sehingga cost atau biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah.

Dengan demikian, diharapkan daya saing produk Indonesia lebih kompetitif di pasar global dan investor berbondong-bondong masuk ke Indonesia, karena memberikan kepastian berusaha yang lebih baik.

Apalagi, nantinya BLE ini akan terintegrasi dengan ekosistem logistik nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE). Di mana ada penyelarasan dengan delapan pelabuhan besar lainnya yang ada di Indonesia.

"Kalau NLE, berarti akan diberlakukan di semua port dan airport. Ini berarti kita akan ekspansi sehingga efisiensi ekonomi nasional akan muncul," ujarnya.

Bendahara negara itu pun berharap agar BLE ataupun NLE nantinya dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19, dengan mengakselerasi pertumbuhan ekspor dan impor nasional.

Sponsored

"Justru pada saat situasi Inilah kita perlu membenahi diri sehingga nanti kalau lagi pick up atau pulih, sudah bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik," ucapnya.

Sri Mulyani pun bilang bahwa pembangunan BLE ini adalah wujud implementasi UU Ciptaker yang mendorong terciptanya penyederhanaan regulasi, membuka lapangan kerja, dan mendorong perbaikan pada lingkungan bisnis di dalam negeri.

"Seluruh kebijakan untuk memperbaiki lingkungan bisnis dan penciptaan lapangan kerja, UU Ciptaker itu bisa diterjemahkan secara konkrit dalam bentuk yang seperti ini, pembentukan BLE," tuturnya.

Terobosan ini pun dianggap akan menciptakan koordinasi lintas platform bagi seluruh Kementerian dan Lembaga, pemerintah daerah, serta dunia usaha, sehingga koordinasi menjadi jauh lebih mudah, transparan, dan memberi kepastian.

Berita Lainnya