sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BCA kembangkan inovasi digital perbankan

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) terus berupaya dalam meningkatkan kualitas dalam pelayanan perbankan melalui inovasi teknologi.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 27 Sep 2018 22:15 WIB
BCA kembangkan inovasi digital perbankan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) terus berupaya dalam meningkatkan kualitas dalam pelayanan perbankan melalui inovasi teknologi. 

Hal ini diimplementasikan salah satunya dengan memberikan dukungan pengembangan inovasi dan kreativitas berbasis digital yang diinisiasi melalui gelaran event IKF VII mengangkat tema utama “Fostering Innovation and Creating Value Through Digital Transformation”. 

Komisaris Independen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Cyrillus Harinowo mengatakan, perkembangan teknologi dan era digitalisasi mendorong sektor ekonomi untuk siap beradaptasi, termasuk industri perbankan.

"Masyarakat yang tersebar di 17.000 pulau di Indonesia berkesempatan untuk mengakses ekonomi digital secara merata. Sehingga, ekonomi digital berpotensi untuk terus bertumbuh di Indonesia" ungkap Cyrillus dikutip dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id, Rabu (27/09).

Turut hadir dalam forum Kafe BCA 9 sebagai pembicara, Executive Vice President Learning and Development BCA Lena Setiawati, Pakar Teknologi Informasi Onno W. Purbo, dan Head of Jakarta Smart City, Jakarta Provincial Government Setiaji. 

Menurut Lena, transformasi digital yang belakangan dianut oleh perusahaan-perusahaan besar, juga turut menggairahkan generasi millennials untuk berpacu dan berlomba dalam ide, inisiatif, inovasi, dan kreativitas untuk memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini untuk menjadi entrepreneur.

"Dengan motivasi ini, BCA menggelar IKF VII untuk memicu tumbuhnya kreativitas dan inovasi melalui transformasi digital secara berkesinambungan demi tercapainya Indonesia sebagai negara maju ,” tambah Lena.

Sementara itu Cyrillus menambahkan, dari sisi perbankan, BCA menyadari bahwa inovasi berbasis teknologi mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui layanan keuangan yang mudah, cepat sekaligus murah. 

Sponsored

"Oleh karena itu, kami senantiasa melakukan berbagai inovasi dalam rangka meluncurkan berbagai solusi dan layanan perbankan berbasis digital yang memberikan kemudahan pelayanan dan transaksi kepada nasabah," ungkapnya.

Sekadar informasi, pemerintah memiliki visi untuk menempatkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 dengan memberikan segudang manfaat bagi pelaku usaha dan konsumen. 

Optimisme tersebut didasari karena potensi infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mencakup sekitar 90% dari populasi dengan lebih dari 126% tingkat penetrasi mobile. Selain itu, tingkat pengguna internet juga telah mencapai 51,8% dari total penduduk Indonesia.

“Dengan demikian, BCA ingin turut menggerakkan ekonomi digital. BCA akan menghadirkan serangkaian expo dan exhibition yang diikuti oleh exhibitor penyedia pengetahuan dan teknologi terpilih sehingga masyarakat lebih aware dengan perkembangan teknologi saat ini hingga pada akhirnya dapat memberikan sumbangsih untuk perkembangan teknologi yang mutakhir di Indonesia” jelas Cyrillus. 

Nantinya, IKF VII yang diselenggarakan pada 9-10 Oktober 2018 di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Selama dua hari, sebanyak kurang lebih 17 pembicara yang kompeten di bidangnya akan turut berpartisipasi untuk berbagi ilmu, pengalaman serta inspirasi dalam mengembangkan dunia bisnis berbasis digital.

“Oleh sebab itu, di kesempatan kali ini, kami mengajak para professional maupun pelaku bisnis untuk bersama-sama menimba serta berbagi ilmu dengan para pembicara yang expert di bidangnya dalam gelaran IKF," pungkasnya.

Berita Lainnya