logo alinea.id logo alinea.id

BCA milik konglomerat terkaya RI tebar dividen Rp8,39 triliun

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) milik konglomerat terkaya RI, Michael dan Budi Hartono, membagikan dividen Rp8,39 triliun.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 11 Apr 2019 18:08 WIB
BCA milik konglomerat terkaya RI tebar dividen Rp8,39 triliun

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) milik konglomerat terkaya RI, Michael dan Budi Hartono, membagikan dividen Rp8,39 triliun. BCA menebar dividen dengan rasio 32,4% dari laba bersih tahun 2018 senilai Rp25,9 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan di Jakarta, Kamis (11/4).

"Dividen yang dibagikan ke pemegang saham Rp340 per saham. Terdapat peningkatan 33,3% pembagian dividen dari tahun lalu," kata Jahja dalam siaran pers yang diterima Alinea.id, Kamis (11/4).

Jahja mengatakan, pembagian keuntungan itu sudah termasuk dividen iterim yang telah dibagikan BCA pada 21 Desember tahun lalu senilai Rp85 per saham. "Dengan demikian, dividen yang akan dibagikan pada tahun ini hanya Rp255 per saham," katanya.

Naiknya dividen yang dibagikan, sebanding dengan pertumbuhan laba bersih perseroan pada 2018. Laba bersih perseroan naik 10,9% dibandingkan 2017 menjadi Rp25,9 triliun dari Rp23,3 triliun.

Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong antara lain oleh pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya yang tumbuh 10,6% menjadi Rp63 triliun di 2018 dibandingkan tahun sebelumya Rp57 triliun.

Pada perdagangan Kamis (11/4), saham BBCA terkoreksi 0,81% sebesar 225 poin ke level Rp27.450 per lembar. Kapitalisasi pasar saham BBCA mencapai Rp676,78 triliun dengan imbal hasil 18,97% setahun.

Selain pembagian dividen ke pemegang saham, dalam RUPST BBCA juga menyetujui perubahan pengurus perseroan dengan mengangkat Wakil Presiden Direktur baru yaitu Suwitno Budiman, menggantikan Eugene Keith Galbraith yang mengundurkan diri.

Sponsored

Kemudian, untuk Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan, terdapat perubahan yang semula dijabat oleh Subur Tan akan digantikan oleh Inawaty Handojo yang berlaku efektif jika dan sejak tanggal Otoritas Jasa Keuangan memberikan persetujuan terhadap pengangkatan tersebut.

"Pergantian sususan perseroan yang berlaku efektif jika dan sejak tanggal Otoritas Jasa Keungan (OJK) memberikan persetujuan terhadap pengangkatan tersebut," ucap Jahja.

Berikut susunan pengurus BCA periode 2019-2021:

Dewan Komisaris 
Presiden Komisaris: Djohan Emir Setijoso
Komisaris: Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet

Direksi 
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Wakil Presiden Direktur : Suwignyo Budiman
Direktur : Subur Tan
Direktur : Henry Koenaifi
Direktur Independen : Erwan Yuris Ang
Direktur : Rudy Susanto
Direktur Kepatuhan : Inawaty Handojo
Direktur : Lianawaty Suwono
Direktur : Santoso
Direktur : Vera Eve Lim

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Majalah bisnis dan finansial asal Amerika Serikat, Forbes, kembali merilis daftar terbaru orang-orang terkaya di seluruh dunia atau "Forbes World's Billionaires 2019". . Ada 21 taipan asal Indonesia masuk dalam daftar yang dipublikasikan pada Selasa (5/3) tersebut. Kekayaan 21 konglomerat yang masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes 2019 mencapai US$78,5 miliar setara Rp1.099 triliun (kurs Rp14.000 per dollar Amerika Serikat). . Robert Budi Hartono dan saudara lelakinya, Michael Hartono, dinobatkan sebagai dua orang terkaya di Indonesia. Keduanya adalah pemilik Grup Djarum dengan kekayaan total US$37 miliar setara Rp518 triliun. . Lebih dari satu dekade, Keluarga Hartono menempati posisi kasta tertinggi jajaran konglomerat terkaya di Indonesia dengan kekayaan Rp518 triliun. • • #alineadotid #konglomerat #forbes #hartono #djarum #kayaraya #crazyrichasians #holkay #sobatmisqueen #cantrelate #infografis #ptdjarum #orangkaya

A post shared by Alinea (@alineadotid) on