sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BEI luncurkan 2 indeks baru semester II-2020

Salah satu calon indeks baru diklaim memiliki performa melebihi indeks-indeks yang telah ada seperti IDX30, IDX Value30 dan IDX Growth30.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 30 Jun 2020 18:49 WIB
BEI luncurkan 2 indeks baru semester II-2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 72347
Dirawat 35349
Meninggal 3469
Sembuh 33529

Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal peluncuran dua indeks baru pada semester II-2020. Kedua indeks tersebut adalah IDX Quality30 dan IDX ESG 30.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan IDX Quality30 akan diluncurkan paling lambat pada Agustus mendatang. Anggota dari indeks baru tersebut akan diambil dari penghuni IDX80, yang variabelnya dilihat dari sisi fundamental emiten.

"Variabel yang akan kami lihat dan kami ukur adalah komponen return on equity (ROE), debt to earning ratio (DER), earning ratio, profitability, capital structure, dan earning stability-nya akan kami lihat," kata Hasan dalam konferensi virtual BEI, Selasa (30/6).  

Dalam uji coba indeks ini dengan simulasi data lima tahun ke belakang, Hasan mengatakan performa calon indeks baru ini melebihi indeks-indeks yang telah ada seperti IDX30, IDX Value30 dan IDX Growth30.

Selain itu indeks lain yang akan diluncurkan tahun ini merupakan indeks tematik yang berorientasi ramah lingkungan atau green investing yaitu IDX ESG 30. BEI yakin penerbitan indeks ini bisa dilakukan sebelum akhir tahun.

"Kami juga sudah menggandeng penyedia jasa untuk melakukan scoring environmental, social, and governance (ESG) dari saham-saham yang menghuni IDX80," tutur Hasan.

Hasan melanjutkan 80 saham tersebut secara periodik akan terus dilakukan penentuan rating atau scoring pemenuhan aspek-aspek ESG-nya. Pemeringkatan aspek ESG tersebut akan dikerucutkan pada 30 perusahaan dengan rating ESG tertinggi untuk menghuni IDX ESG 30.

"Kami optimistis IDX ESG 30 ini akan mengundang minat investasi dari investor asing, yang trennya semakin hari semakin mensyaratkan ada porsi tertentu dari investasinya yang berorientasi pada ESG investment ini," ujar Hasan. 

Sponsored
Berita Lainnya