sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BEI luncurkan IDX Data Reference dan skema nondisplay usage

Peluncuran ini merupakan upaya BEI mendukung pengembangan bisnis bagi perusahaan sekuritas, data vendor, dan financial analyst.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 22 Jan 2021 12:54 WIB
BEI luncurkan IDX Data Reference dan skema nondisplay usage
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk baru, yaitu IDX Data Reference dan skema nondisplay usage. Peluncuran ini merupakan upaya BEI mendukung pengembangan bisnis bagi perusahaan sekuritas, data vendor, financial analyst, perusahaan tercatat, manajer investasi, dan seluruh stakeholders pasar modal.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, peluncuran produk tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan data yang semakin beragam, serta memberikan kemudahan akses data agar dapat dijangkau oleh seluruh pihak.

BEI terus proaktif dalam menjawab kebutuhan dan permintaan pasar, salah satunya adalah penyediaan informasi laporan keuangan dan aksi korporasi yang kerap dibutuhkan dalam mendukung pengambilan keputusan investasi maupun perencanaan strategi perusahaan ke depan.

"Oleh karena itu, IDX Data Reference hadir sebagai solusi kebutuhan layanan data yang berkaitan dengan pendistribusian informasi perusahaan tercatat," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/1).

BEI meyakini, IDX Data Reference sangat sesuai digunakan oleh pelanggan data BEI, dalam membantu menganalisis investasi, portfolio valuation, distribusi keterbukaan informasi, hingga risk management.

Menurut BEI, IDX Data Reference memungkinkan pelanggan data BEI untuk memangkas banyak waktu dalam mendapatkan data seluruh perusahaan tercatat di BEI secara lengkap, rinci serta ter-update yang dapat mendukung perusahaan dalam melakukan analisis dan membuat keputusan secara cepat.

Skema baru nondisplay usage merupakan layanan data yang diberikan kepada pelanggan data BEI, untuk keperluan penghitungan, proses dan analisa dalam perancangan produk jasa informasi, ataupun penciptaan produk investasi, serta produk turunan.

"Dengan layanan data nondisplay usage, pelanggan data BEI dapat mengembangkan produk-produk investasi yang lebih beragam bagi para investor," kata Yulianto.

Sponsored

Adapun saat ini, terdapat empat kategori tujuan penggunaan data pada skema nondisplay usage. Yaitu kategori 1, penggunaan layanan data BEI untuk kebutuhan algorithmic trading. Kemudian kategori 2, penggunaan layanan data BEI untuk kebutuhan investment analysis, portofolio valuation, risk management, dan quantitative analysis.

Lalu kategori 3, penggunaan layanan data BEI untuk kebutuhan pembuatan data turunan (derived data), dan index creation. Serta kategori 4, merupakan penggunaan layanan data BEI di luar cakupan kategori 1 sampai 3.
 

Berita Lainnya