sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BEI luncurkan tiga produk investasi pada 2020

Produk baru BEI akan meluncur pada semester I-2020.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 14 Feb 2020 17:30 WIB
BEI luncurkan tiga produk investasi pada 2020

Bursa Efek Indonesia akan mengembangkan empat produk pasar modal yang bisa dipilih untuk berinvestasi di pasar modal pada 2020. Ketiga produk tersebut yakni Structured Warrant, IDX30 Futures, dan Single Stock Futures.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI Ignatius Denny mengatakan ketiga produk yang menjadi fokus pengembangan BEI tersebut akan diluncurkan pada semester I-2020.

"Semester I-2020 ini diharapkan keluar semua," kata Denny di BEI, Jakarta, Jumat (14/2).

Untuk diketahui, structured warrant dan futures merupakan produk leverage yang memungkinkan investor melakukan investasi dengan modal kecil, tetapi dengan potensi dan kerugian yang sama seperti saat investor berinvestasi di efek underlying.

Structured warrant memiliki mekanisme perdagangan yang kurang lebih sama dengan waran yang diterbitkan perusahaan. Saat ini, kata Denny, BEI masih menunggu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) untuk meluncurkan produk ini ke publik.

"Ada lima sekuritas yang rencananya akan menerbitkan structured warrant pada 2020. Tapi, hanya satu sekuritas yang paling siap," ujar Denny.

Adapun produk futures, adalah suatu perjanjian antara dua pihak untuk membeli atau menjual sejumlah underlying asset pada harga dan dalam waktu tertentu di masa yang akan datang.

Dalam produk futures ini, investor harus melalui mekanisme mark-to-market pada setiap akhir hari untuk menentukan dan kerugian masing-masing investor yang masih memiliki posisi terbuka.  

Sponsored

"Saat ini baru ada LQ45 Futures di BEI. Rencananya, kami akan meluncurkan IDX30 Futures dan single stock futures di semester I-2020," tutur Denny.

Sementara, BEI juga akan mengembangkan  Exchange Traded Fund (ETF). Produk ETF memiliki kemiripan dengan reksa dana, dengan kelebihannya yang dapat ditransaksikan di bursa. Produk ini memiliki profil risiko low-to-medium.

Hingga akhir 2019, sebanyak 38 produk ETF diperdagangkan di BEI dengan Asset Under Management (AUM) Rp14 triliun.

Berita Lainnya