logo alinea.id logo alinea.id

BEI optimistis target IPO terealisasi

Tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup dalam diyakini tidak menyurutkan minat pemilik perusahaan mencatatkan sahamnya.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Senin, 09 Jul 2018 14:01 WIB
BEI optimistis target IPO terealisasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis, 35 perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada tahun ini. 

"Target kami saat ini minimal 35 perusahaan. Mudah-mudahan dengan rencana strategis, lebih banyak lagi karena di pipeline masih ada 20 perusahaan. Mudah-mudahan 35 target tercapai," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, di Gedung BEI, Senin (9/7).

Tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup dalam diyakini tidak menyurutkan minat pemilik perusahaan mencatatkan sahamnya di papan perdagangan pasar modal. Buktinya, untuk hari ini saja, ada tiga emiten yang resmi tercatat di BEI.

Ketiga emiten tersebut yaitu, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk., PT Batavia Prosperindo Trans Tbk., dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk.

Hingga kuartal II-2018, BEI telah mengantongi sekitar 20 perusahaan yang bersiap untuk menjadi perusahaan publik. Itulah sebabnya, dia optimistis jumlah perusahaan IPO hingga akhir tahun bisa melebihi jumlah yang ditargetkan. 

BEI juga telah menyiapkan strategi khusus bagi emiten yang akan menjadi perusahaan publik. Salah satunya dengan listing service. Artinya, perusahan tercatat jangan dibebankan kewajiban saja, tetapi banyak hak yang mereka terima. "Salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kapasitas dan kita berikan kesempatan buat mereka untuk promote ke investor di luar," jelas Nyoman.

Selain itu, Nyoman memastikan BEI akan kembali kedatangan emiten berpelat merah. Namun, dirinya belum bisa merinci lebih detail terkait jadwal perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melantai di BEI. 

"Saat ini belum, tapi kami masih menunggu karena dari beberapa informasi dan kami mendapatkan informasi akan segera masuk," pungkasnya.

Sponsored