logo alinea.id logo alinea.id

BI: Ekonomi dunia melambat akibat perang dagang

Ketegangan hubungan dagang yang berlanjut terus menekan volume perdagangan dunia dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 18 Jul 2019 15:32 WIB
BI: Ekonomi dunia melambat akibat perang dagang

Ketegangan hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang masih berlanjut terus menekan volume peradangan dunia dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan perekonomian AS mengalami pelambatan akibat ekspor yang menurun sebagai dampak ketegangan hubungan dagang tersebut. 

"Itu disebabkan stimulus fiskal yang terbatas, serta keyakinan pelaku ekonomi yang belum kuat," kata Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/7).

Menurut Perry, perlambatan pertumbuhan ekonomi juga terjadi di kawasan Eropa. Hal itu dipengaruhi oleh penurunan kinerja ekspor dan permasalahan struktural terkait aging population, yang kemudian berpengaruh pada permintaan domestik. 

Kinerja ekspor yang menurun serta permintaan domestik yang melambat juga terjadi di China dan India. 

"Ekonomi global yang melemah pada gilirannya makin menekan harga komoditas, termasuk harga minyak," ujarnya.

Perry memaparkan, sejumlah bank sentral di negara maju dan negara berkembang merespons dinamika ekonomi yang kurang menguntungkan ini dengan menempuh kebijakan moneter yang lebih longgar, termasuk bank sentral AS yang diprediksi akan menurunkan suku bunga kebijakan moneter. 

"Respons kebijakan tersebut mengurangi ketidakpastian pasar keuangan global dan mendorong aliran masuk modal asing ke negara berkembang,” ujarnya.

Sponsored