sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BI kucurkan dana Rp473, 4 triliun untuk dorong pemulihan ekonomi

Pembelian tersebut dilakukan berdasarkan mekanisme pasar maupun secara langsung.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 17 Des 2020 16:36 WIB
BI kucurkan dana Rp473, 4 triliun untuk dorong pemulihan ekonomi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Bank Indonesia (BI) melanjutkan komitmen untuk pendanaan APBN 2020 melalui pembelian surat berharga negara (SBN) dari pasar perdana dalam rangka pelaksanaan UU No.2/2020.

Pembelian tersebut dilakukan berdasarkan mekanisme pasar maupun secara langsung, sebagai bagian upaya mendukung percepatan implementasi program PEN, dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, hingga 15 Desember 2020 BI telah membeli SBN di pasar perdana melalui mekanisme pasar sebesar Rp75,86 triliun.

"Sampai 15 Desember 2020, BI telah membeli SBN di pasar perdana sebesar Rp75,86 triliun, termasuk dengan skema lelang utama, Greenshoe Option (GSO) dan private placement," katanya dalam video conference, Kamis (17/12).

Sementara itu, realisasi pendanaan dan burden sharing untuk pendanaan public goods dalam APBN 2020 oleh BI melalui mekanisme pembelian SBN secara langsung telah mencapai Rp397,56 triliun. 

"Dengan demikian secara keseluruhan Bank Indonesia telah melakukan pembelian SBN untuk pendanaan dan pembagian beban dalam APBN 2020 guna program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp473,42 triliun," ujarnya.

Selain itu, Bank Indonesia juga telah merealisasikan pembagian beban dengan pemerintah atas penerbitan SBN untuk pendanaan Non Public Goods-UMKM sebesar Rp114,81 triliun dan Non Public Goods-Korporasi sebesar Rp62,22 triliun.

"Dengan sinergi ini, pemerintah dapat lebih memfokuskan pada upaya akselerasi realisasi APBN 2020 untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya