sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BI prediksi inflasi April 2020 capai 0,2%

Hasil ini didapat berdasarkan survei hasil pemantauan harga BI di 46 kantor di seluruh Indonesia.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 22 Apr 2020 20:02 WIB
BI prediksi inflasi April 2020 capai 0,2%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada April 2020 sebesar 0,22%. Hasil ini didapat berdasarkan survei hasil pemantauan harga BI di 46 kantor BI yang berada di seluruh Indonesia.

"Inflasi, kami sudah punya data dari survei pemantauan harga sampai minggu ketiga April kami perkirakan untuk April 2020 ini inflasinya sekitar 0,22% month to month (mtm)," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference, Rabu (22/4).

Sementara, jika dilihat secara tahunan atau year on year (yoy), inflasi pada April akan tumbuh sebesar 2,82%.

Perry menjelaskan,inflasi pada April ada disumbang oleh sejumlah komoditas seperti bawang merah dan gula pasir yang mengalami sedikit kenaikan. Sementara, komoditas yang memicu deflasi adalah cabai merah dan daging ayam ras.

"Hasil pemantauan kantor BI di Indonesia inflasi terkendali dan rendah. Misalnya beras akan masuk masa panen dan produksi dalam negeri terjamin. Memang beberapa daerah ada gangguan distribusi tapi keseluruhan inflasi rendah dan terkendali," ujarnya.

Memasuki bulan ramadan, lanjutnya, inflasi masih akan tetap terjaga rendah. Dipicu oleh pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga menyebabkan turunnya permintaan sejumlah komoditas.

Apalagi, sejumlah komoditas akan memasuki masa panen pada April dan Mei sehingga inflasi dapat terkendali di bawah sasaran 3%.

"Permintaan juga lebih rendah, dengan Covid-19 dan aktivitas mobilitas manusia lebih rendah ada PSBB. Kalau ditanya ramadhan akan naiknya seperti apa inflasinya April dan Mei akan lebih rendah dari historisnya," ujar Perry.

Sponsored
Berita Lainnya