sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BI prediksi kredit perbankan tumbuh 12% akhir 2019

Pengaruh global sangat signifikan pada pertumbuhan kredit.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 17 Okt 2019 17:09 WIB
BI prediksi kredit perbankan tumbuh 12% akhir 2019

Bank Indonesia memperkirakan kredit perbankan akan tumbuh di kisaran 10% hingga 12% hingga akhir tahun 2019 ini. Kepala Group Kebijakan Makro Prudential Bank Indonesia Retno Ponco Widiarti mengatakan pengaruh global sangat signifikan pada pertumbuhan kredit.

"Supaya tidak terlalu melemah, BI mengambil kebijakan countercyclical," kata Retno di Jakarta, Kamis (17/10).

Kebijakan countercyclical yang telah diambil BI seperti penurunan tingkat suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sejak Juli 2019.

Selain itu, lanjut Retno, BI juga mengeluarkan kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dari yang sebelumnya dengan rentang 80%-92%, menjadi 84%-94%. Hal itu, kata Retno, untuk mendorong pertumbuhan kredit, termasuk properti.

Salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan kredit properti yang telah dilakukan BI adalah dengan pelonggaran loan to value (LTV).

Sementara, untuk kredit properti, Retno memperkirakan akan tumbuh lebih besar daripada pertumbuhan kredit perbankan. Meskipun demikian, Retno mengakui pertumbuhan KPR turut melambat seperti pertumbuhan kredit perbankan.

"Makanya kebijakan kita menurunkan suku bunga, itu kan bagian dari bagaimana kita bisa mendorong permintaan. Kita harap dengan insentif pajak yang sudah diberikan oleh pemerintah akan membuat permintaan yang lebih lagi," ujar Retno.

Untuk diketahui, BI mencatat kredit properti tumbuh melambat di tahun ini. Kredit KPR tumbuh melambat hanya sebesar 10,45% hingga Agustus 2019, dibandingkan dengan Agustus 2018 sebesar 12,97%. Kemudian, kredit konstruksi properti juga tumbuh melambat menjadi 11,29% pada Agustus 2019, dibandingkan dengan Agustus tahun lalu sebesar 16,48%.

Sponsored

Kredit real estate juga tercatat mengalami pelambatan per Agustus 2019 sebesar 7,82%, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 12,50%. Total kredit properti mengalami pelambatan per Agustus 2019 sebesar 8,59%, dari 12,12% pada periode yang sama tahun lalu.