sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BKPM tidak akan revisi target realisasi investasi 2020

realisasi investasi triwulan II-2020 yang menurun bisa menjadi cambukan dan pelajaran bagi BKPM

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 22 Jul 2020 13:33 WIB
BKPM tidak akan revisi target realisasi investasi 2020

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut, tidak akan merevisi target realisasi 2020 sebesar Rp817,2 triliun. Pasalnya target ini merupakan revisi dari target sebelumnya yang sebesar Rp886 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, dalam pandangan BKPM, target realisasi ini tidak perlu direvisi lagi. Meskipun diakui Bahlil triwulan II-2020 menjadi periode terberat.

"Revisi ini tidak perlu kami lakukan untuk sementara waktu. Sekalipun berat, memang BKPM harus dikasih cobaan berat-berat saja," kata Bahlil dalam konferensi pers BKPM, Rabu (22/7).

Menurutnya, realisasi investasi triwulan II-2020 yang menurun bisa menjadi cambukan dan pelajaran bagi BKPM untuk bangkit kembali di semester II-2020. Bahlil pun memandang optimistis realisasi investasi di semester II-2020 akan lebih baik lagi.

Apalagi, hingga semester I-2020, BKPM berhasil mengeksekusi Rp410 triliun atau 58% dari total investasi mangkrak sebesar Rp708 triliun. Dirinya mengatakan pada 2020 ini BKPM akan fokus mengeksekusi investasi mangkrak.

"Kalau bisa tereksekusi di 2020, itu sudah menjadi tabungan di 2021," ujarnya.

Adapun sepanjang semester I-2020, BKPM mencatat total realisasi investasi mencapai Rp402,6 triliun atau 49,3% dari target realisasi 2020 sebesar Rp817,2 triliun. Penyerapan tenaga kerjanya dari realisasi tersebut sebesar 566.194 orang dari 57.815 proyek investasi.

Berdasarkan jenisnya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat naik 13,2% secara tahunan menjadi Rp207 triliun, atau mencapai 51,4% dari jumlah total realisasi. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp195,6 triliun atau turun 8,1% YoY.

Sponsored

Tujuan investasi tercatat ke Pulau Jawa turun 4,2% secara tahunan menjadi Rp208,9 triliun atau mencakup 51,9% dari jumlah total realisasi investasi. Sedangkan untuk tujuan luar Pulau Jawa tercatat naik 9,1% secara tahunan menjadi Rp193,71 triliun atau mencakup 48,1% dari total investasi. 

Berita Lainnya