sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BNI rilis surat utang hingga Rp30 triliun di Bursa Singapura

BNI telah melakukan pendaftaran surat utang tersebut pada Bursa Efek Singapura.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 11 Mei 2020 21:34 WIB
BNI rilis surat utang hingga Rp30 triliun di Bursa Singapura
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berencana menerbitkan surat utang Euro Medium Term Notes (EMTN) dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya US$2 miliar atau setara Rp30 triliun (kurs Rp15.000/US$).

Sekretaris Perusahaan BBNI Meiliana mengatakan telah membentuk program EMTN dan melakukan pendaftaran pada Bursa Efek Singapura atau Singapore Stock Exchange, 6 Mei 2020.

"Berdasarkan program EMTN, perseroan dapat menerbitkan surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknnya US$2 miliar," kata Meiliana dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5).

Meiliana melanjutkan, rencana penawaran dan penerbitan surat utang berdasarkan program EMTN termasuk ketentuan mengenai nilai pokok, suku bunga, dan tenor surat utang akan dilakukan kemudian hari dengan memperhatikan kebutuhan perseroan.

"Pembentukan program EMTN dan rencana penerbitan surat utang di dalamnya akan berdampak positif ke perseroan. Sebab, hal ini ditujukan guna melakukan ekspansi bisnis dan pembiayaan kembali utang yang telah ada," ujar Meiliana.

Selain BBNI, bank pelat merah lainnya yaitu Bank Mandiri pada 5 Mei lalu, juga melakukan penerbitan kedua Euro Medium Term Note dalam mata uang dolar Amerika Serikat. EMTN Bank Mandiri ini ditujukan untuk investor di luar wilayah Amerika Serikat.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan penerbitan EMTN kedua ini merupakan bagian dari program EMTN perseroan dengan jumlah pokok sampai US$2 miliar. Adapun penerbitan pertama di bawah program EMTN sebesar US$750 juta telah diselesaikan pada 11 April 2019.

"Apabila EMTN ini diterbitkan, maka Bank Mandiri akan memperoleh dana yang akan digunakan untuk keperluan umum perseroan," ujar Rully.

Sponsored

Seperti diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya meminta perusahaan pelat merah yang memiliki rating bagus untuk melakukan penerbitan obligasi. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu kondisi moneter Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya