logo alinea.id logo alinea.id

Boeing 737 Max 8 dikandangkan, maskapai pastikan penerbangan tidak terganggu

Maskapai tetap mengangkut penumpang ke berbagai destinasi.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 13 Mar 2019 15:59 WIB
Boeing 737 Max 8 dikandangkan, maskapai pastikan penerbangan tidak terganggu

Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan memastikan penghentian sementara sejumlah pesawat Boeing 737 MAX 8 tidak akan mengganggu jadwal penerbangan di dalam negeri. Maskapai masih mampu mengangkut penumpang ke berbagai destinasi.

"Sekalipun ada instruksi dari Kemenhub semua operator penerbangan menghentikan Boeing 737 MAX 8 tapi hal itu tidak akan mengganggu jadwal penerbangan karena memang maskapai memiliki jenis pesawat lain," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/3).

Menurutnya, saat ini, maskapai di Indonesia yang mengoperasikan pesawat jenis Boeing MAX 8 hanya dua yaitu Lion Group sebanyak 10 unit dan Garuda Indonesia sebanyak satu unit. "Sementara maskapai lain tidak ada yang menggunakan pesawat jenis itu," katanya.

Dia juga memastikan proses pemeriksaan lebih rinci terhadap pesawat Boeing MAX 8 akan terus dilakukan sambil menunggu hasil investigasi Lembaga Regulator Penerbangan Sipil Amerika Serikat (FAA).

Managing Director Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, sebagai maskapai yang paling banyak menggunakan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 di Indonesia, pihaknya akan mematuhi perintah yang dilakukan oleh Kemenhubs ebagai regulator.

"Kita juga telah menghentikan operasional Boeing tersebut sambil terus melakukan pemeriksaan lebih rinci terhadap sistem dan perangkat lunak pesawat itu," katanya.

Daniel juga mengatakan sekalipun 10 unit Boeing 737 MAX 8 diistirahatkan sementara, tapi hal itu tidak mengganggu jadwal penerbangan Lion Air untuk ke semua destinasi yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

"Kebetulan saat ini musim sepi (low season) jadi tidak mengganggu jadwal penerbangan sekalipun dengan diistirahatkan Boeing MAX 8 dan kita bisa menggunakan jenis Boeing yang lain yaitu Boeing 737 NG sebanyak 114 unit," katanya.

Sponsored

Sejak diistirahatkan MAX 8 pada 12 Maret 2019, katanya, Lion Group setidaknya sudah melakukan pemeriksaan secara rinci di tiga unit pesawat Boeing MAX 8 dan akan terus berlanjut ke sisanya.

"Kita tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang, sehingga kita mematuhi ketentuan regulator sambil juga melakukan pemeriksaan sendiri oleh perusahaan," katanya.

Sebelumnya, Kemenhub melakukan inspeksi terhadap pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai di Indonesia. Hal itu dilakukan usai kecelakaan pesawat sejenis milik Ethiopian Airlines 10 Maret 2019 dan Lion Air pada akhir Oktober 2018

Sementara, Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah mengutamakan keselamatan penumpang udara. Dengan demikian, Kemenhub melakukan inspeksi dan menghentikan operasional Boeing 737 Max 8 di Indonesia.

"Ya yang paling penting keselamatan, keamanan dari penumpang harus dinomorsatukan," kata Jokowi.