sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BPS catat Nilai Tukar Petani Desember naik menjadi 103,25

Kenaikan NTP Desember 2020 dipengaruhi oleh naiknya NTP di empat subsektor pertanian, salah satunya tanaman hortikultura.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 04 Jan 2021 20:21 WIB
BPS catat Nilai Tukar Petani Desember naik menjadi 103,25

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Desember 2020 sebesar 103,25 atau naik 0,37% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 102,86.

"Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,82%, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,44%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, Senin (4/1).

Secara nasional, NTP Januari hingga Desember 2020 adalah sebesar 101,65 dengan nilai It sebesar 107,46 sedangkan Ib sebesar 105,72.

Kenaikan NTP Desember 2020 dipengaruhi oleh naiknya NTP di empat subsektor pertanian, yaitu NTP subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,01%; subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,63%.

Lalu, subsektor peternakan sebesar 0,41%; dan subsektor perikanan sebesar 0,86%.

Sementara itu, NTP pada subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,54%.

Setianto memaparkan, pada Desember 2020, NTP Provinsi Riau mengalami kenaikan tertinggi, yaitu 2,37% dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Aceh mengalami penurunan terbesar 1,12% dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

Adapun, dari sisi Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia terjadi kenaikan sebesar 0,58% pada Desember 2020 yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran.

Sponsored

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Desember 2020 tercatat ebesar 104,00 atau naik 0,70% dibandingkan  NTUP bulan sebelumnya.

Berita Lainnya