sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BPS: Pengetatan sebabkan kunjungan wisman turun pada April

Hanya 127,51 ribu kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2021. Jumlah itu menurun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 02 Jun 2021 14:34 WIB
BPS: Pengetatan sebabkan kunjungan wisman turun pada April

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2021 mengalami penurunan sebesar 19,33% (yoy) dibandingkan April 2020, dari 158,07 ribu kunjungan menjadi 127,51 ribu kunjungan.

Jika dibandingkan dengan Maret 2021, jumlah kunjungan wisman April 2021 juga menurun sebesar 2,61%. Hanya ada 130,9 ribu kunjungan pada bulan sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, mengatakan, penurunan pada April disebabkan terjadinya pengetatan di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.

"Jadi memang wisatawan domestik masih mendominasi di April, lebih lagi adanya larangan keluar dan pembatasan pintu masuk internasional di sejumlah negara, termasuk ada pembatasan wisatawan asing masuk ke Indonesia," katanya dalam keterangan pers virtual, Rabu (2/6).

Dari 127,51 ribu kunjungan wisman tersebut, jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk udara sebanyak 18,40 ribu, pintu masuk laut sebanyak 35,94 ribu, dan pintu masuk darat sebanyak 73,17 ribu.

Dilihat berdasarkan pintu masuk udara, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2021 melonjak tajam sebesar 2.250% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman April 2020. 

Di sebagian pintu masuk udara, kunjungan wisman tercatat mengalami kenaikan dengan peningkatan tertinggi tercatat di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 3.597%, diikuti melalui Bandara Juanda, Jawa Timur (Jatim), dan Bandara Kualanamu, Sumatera Utara (Sumut), dengan persentase masing-masing 332% dan 220%. 

Di sisi lain, jumlah kunjungan wisman di beberapa bandara mengalami penurunan dengan persentase tertinggi tercatat di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebesar 100%, diikuti melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, sebesar 96,7%.

Sponsored

Namun, jika dilihat berdasarkan pintu masuk laut, jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 20,24%, yaitu dari 45,06 ribu kunjungan pada April 2020 menjadi 35,94 ribu kunjungan pada April 2021.

Sedangkan, dari pintu masuk darat, jumlah kunjungan wisman April 2021 mengalami penurunan sebesar 34,8% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman April 2020. Penurunan tertinggi tercatat di pintu masuk Aruk, Kalimantan Barat (Kalbar), sebesar 42,11%. 

Di sisi lain, jumlah kunjungan wisman di pintu masuk Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), justru mengalami peningkatan sebesar 50%. Penurunan jumlah kunjungan wisman tertinggi tercatat di pintu masuk Entikong, Kalbar, sebesar 64,29%.

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 56,81 ribu kunjungan, diikuti Malaysia 39,48 ribu kunjungan, China 9,88 ribu kunjungan, Singapura 2,78 ribu kunjungan, dan Papua Nugini 2,42 ribu kunjungan.

Sementara itu, secara kumulatif periode Januari-April 2021, jumlah kunjungan wisman mencapai 511,44 ribu kunjungan atau merosot tajam sebesar 81,78% jika dibandingkan periode sama tahun 2020 yang berjumlah 2,81 juta kunjungan.

Berita Lainnya