sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BRI wacanakan tambah satelit

Perseroan mengaku tengah mengkaji penambahan satelit. 

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 30 Agst 2018 13:06 WIB
BRI wacanakan tambah satelit
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 63749
Dirawat 30834
Meninggal 3171
Sembuh 29105

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mewacanakan menambah satelit pasca peluncuran satelit pada 2016 lalu. Hal ini dilakukan untuk melengkapi satelit yang sudah ada.

Direktur BBRI Sis Apik Wijayanto, mengatakan, perseroan tengah mengkaji penambahan satelit . "Kami masih mempelajari, tapi bila dibandingkan dengan kondisi yang dulu. Keberadaan satelit memang meningkatkan efisiensi," kata Sis Apik kepada wartawan dalam acara Ivestor Summit di Gedung Bursa Efek  (BEI), Jakarta, Rabu (29/8).

Itulah sebabnya penambahan satelit  tetap dipandang berpotensi untuk direalisasikan. "Kita memang masih belum bicara nambah, tapi potensi mungkin karena teknologi ini," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan BBRI Haru Koesmahargyo menjelaskan, satelit yang diluncurkan pada 2016 lalu sudah terutilisasi secara penuh atau 100%. Perseroan pun sudah merasakan manfaat positif dari adanya satelit tersebut.

Sponsored

"Secara layanan kualitas meningkat, bisa menjangkau daerah yang sulit komunikasi, layanan lebih bagus dan lancar. Sekitar 200 ribu agen BRILink juga menggunakan layanan tersebut," ungkap Haru.

Tidak hanya dari kualitas layanan, pihaknya juga merasakan efisiensi dari adanya satelit. Investasi yang dikeluarkan bisa mengeluarkan hasil maksimal. Biaya investasi yang dikeluarkan untuk 5 tahun, tetapi masa pakai bisa 15-17 tahun.

Kendati begitu, Haru menegaskan rencana penambahan satelit tersebut masih sebatas wacana sehingga belum masuk rencana bisnis. "Belum masuk plan 2019, masih jauh dari sana," terangnya.
 

Berita Lainnya