sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bukalapak diperkirakan akan raup dana segar Rp22 triliun dari IPO

IPO ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia. 

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 19 Jul 2021 13:22 WIB
Bukalapak diperkirakan akan raup dana segar Rp22 triliun dari IPO

Calon perusahaan tercatat, Bukalapak diperkirakan akan meraup dana segar senilai Rp22 triliun atau US$1,5 miliar pada penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Apabila itu terjadi, IPO ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia. 

Menurut sumber Bloomberg, Bukalapak berencana memberi harga penawaran Rp850 untuk 25,77 miliar saham mereka. Saham tersebut diperkirakan akan bernilai US$6 miliar setelah penawaran diperluas. 

Perundingan sedang berlangsung dan pengumuman mengenai harga final saham Bukalapak bisa datang secepatnya pada Selasa (20/1). Perwakilan dari Bukalapak menolak berkomentar ke Bloomberg mengenai hal ini. 

IPO Bukalapak akan menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia, karena pandemi mendorong permintaan e-commerce. Bukalapak bersaing dengan Tokopedia yang didukung SoftBank Group Corp, Lazada yang didukung Alibaba Group Holding, dan Shopee, unit dari Sea Ltd. yang berbasis di Singapura. 

Sponsored

Bukalapak yang didukung Microsoft Corp. dan Ant Group Co. milik Jack Ma akan go public sebagai salah satu exit strategy invesor. GoTo, start up teknologi terbesar yang memiliki valuasi US$18 miliar, diperkirakan akan memasuki pasar saham lokal. Sementara perusahaan start up Grab Holdings Inc., diperkirakan akan go public melalui perusahaan cek kosong di paruh kedua tahun ini.

Bukalapak akan menjadi IPO terbesar, melampaui penawaran PT Adaro Energy Tbk. senilai US$1,3 miliar di 2008. Investor pendukung lainnya dari Bukalapak termasuk sovereign wealth fund (SWF) Singapura GIC Pte, Naver Corp., dan Standard Chartered Plc. 

Bukalapak menyampaikan membukukan pendapatan senilai US$95,8 juta di 2020 dan memiliki 104,9 juta pengguna terdaftar. 

Berita Lainnya