sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bulog sebut akan serap 230.000 ton beras petani hingga akhir Maret

Bulog menyerap 10.000 ton beras dari petani setiap hari, sehingga di akhir Maret diperkirakan 230.000 ton beras petani terserap oleh Bulog.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 29 Mar 2021 14:55 WIB
Bulog sebut akan serap 230.000 ton beras petani hingga akhir Maret

Perum Bulog menyampaikan telah menyerap 200.000 ton beras petani hingga Senin (29/3). Diperkirakan, hingga akhir Maret 2021, Bulog akan mampu menyerap 230.000 ton beras petani.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya terus menyerap beras dari petani. Per harinya, kata dia, Bulog menyerap 10.000 ton beras dari petani.

"Jadi ini sekarang sudah 200.000 ton. Masih sisa tiga hari di bulan Maret, kami akan menambah kurang lebih 30.000 ton," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (29/3).

Dia melanjutkan, per hari ini, stok beras nasional telah mencapai satu juta ton. Pihaknya pun memastikan akan terus menyerap beras petani hingga Juni.

Sponsored

"Seperti yang disampaikan presiden, serapan kita diakhiri pada Juni. Kami utamakan menyerap produksi petani dan sampai Juni akan kami evaluasi," ujar dia. 

Selain itu, Budi menegaskan dan membenarkan pernyataan Presiden Joko Widodo, jika selama tiga tahun terakhir Indonesia tidak pernah melakukan impor beras. Menurutnya, data impor beras dari Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut merupakan impor yang dilakukan pihak swasta.

"Kalau pun ada informasi dari data BPS ada beras masuk, itu beras khusus untuk kepentingan hotel dan restoran. Bukan Bulog yang impor, tapi swasta untuk kepentingannya, sehingga sampai hari ini memang Bulog belum melaksanakan impor," ucapnya. 

Berita Lainnya