sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BUMN Jasa Marga incar utang Rp5 triliun dan akan jual tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengincar utang hingga Rp5 triliun pada 2020 untuk melunasi dua obligasi yang jatuh tempo.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 03 Des 2019 20:26 WIB
BUMN Jasa Marga incar utang Rp5 triliun dan akan jual tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengincar utang hingga Rp5 triliun pada 2020 untuk melunasi dua obligasi yang jatuh tempo.

Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal, mengatakan obligasi perseroan yang jatuh tempo pada 2020 senilai Rp1 triliun dan Komodo Bond Rp4 triliun. Donny menambahkan, jumlah pendanaan untuk tahun depan juga kemungkinan bisa bertambah.

"Kami akan menerbitkan lagi obligasi untuk membayar Komodo Bond, bisa global bond, bisa obligasi rupiah, tergantung pricing-nya nanti ya. Kan banyak alternatif," ujar Donny di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/12).

Donny melanjutkan, apabila Jasa Marga menentukan jenis pendanaannya saat ini, mereka tak akan tahu pilihan mana yang akan memberikan alternatif terbaik. 

"Tapi kita siapkan saja mau Komodo Bond, global bond lainnya, atau sekuritisasi atau pure obligasi saja kalau mau murah," tutur Donny. 

Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tol itu pada tahun depan akan mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) yang lebih kecil dari tahun ini Rp20 triliun. Namun, Donny belum merinci nilai investasi emiten berkode saham JSMR tersebut.

"Investasi tahun depan tinggal meneruskan saja sisa yang belum dibangun. Kalau tol layang jadi, investasi lebih sedikit dari tahun ini," ujar Donny. 

Selain obligasi, Jasa Marga juga merancang untuk menjual kepemilikan saham di sejumlah ruas tol. Ruas tol yang akan didivestasi, lanjut Donny, adalah ruas dengan konsesi di atas 51%.

Sponsored

"Targetnya (divestasi) bisa lihat, yang kita punya di atas 51%. Misalnya Gempol-Pasuruan, kita lihat saja mana yang minat," katanya.