sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Covid-19 diperkirakan meningkatkan permintaan kawasan fasilitas logistik

Berdasarkan catatan Colliers International Indonesia, di kuartal I-2020, hanya 56 hektare kawasan industri yang terjual.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Sabtu, 18 Jul 2020 18:12 WIB
Covid-19 diperkirakan meningkatkan permintaan kawasan fasilitas logistik

Segmen kawasan industri tercatat berkembang dan berkinerja baik di 2010, begitu pula pada 2013-2014 dan 2019. Sayangnya Covid-19 yang menghantam di awal 2020 membuat pertumbuhan kawasan industri melambat.

Berdasarkan catatan Colliers International Indonesia, di kuartal I-2020, hanya 56 hektare kawasan industri yang terjual, atau setara dengan 16% dari total penjualan pada 2019.

Head of Industrial and Logistic Services Colliers International Indonesia Rivan Munansa mengatakan, di tengah pandemi ini, segmen industri dan logistik berkinerja cukup baik dan stabil.

"Segmen ini memiliki potensi dan dianggap sebagai salah satu kelas aset properti yang paling sehat, mencakup logistik dan gudang," kata Rivan dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).

Rivan pun menyebut, ada beberapa sektor industri yang akan memberikan peluang pertumbuhan bagi segmen properti kawasan industri. Antara lain, sektor barang konsumen, e-commerce, logistik, dan pusat data.

"Ada juga peluang jika perusahaan-perusahaan akan mulai mencari lahan yang berlokasi di kota untuk membangun fulfilment centre atau gudang packing," tuturnya.

Rivan mengatakan bangunan kosong atau mal yang tak terpakai, tetapi masih layak digunakan bisa diubah menjadi fulfilment centre. Biasanya, fulfilment centre ini terletak di perbatasan kota, mudah diakses dan dekat dari kota, juga dekat dengan gudang atau pabrik.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Colliers melihat pengembang tidak mengembangkan lahan atau kawasan industri yang mereka miliki. Mereka hanya membangun infrastruktur, untuk kemudian menjual lahannya ke publik. Sehingga, lahan yang digunakan tak memberikan pendapatan berulang.

Sponsored

Ke depan pengembang yang memiliki kawasan industri bisa membagi lahannya menjadi beberapa bagian, yang bisa dijual ke sektor bisnis yang berbeda. Colliers pun menyarankan pengembang untuk mengeksplorasi kembali soal pengembangan pusat data.

"Selain itu, pengembang juga perlu mempertimbangkan kemungkinan relokasi pabrik dari luar negeri ke Indonesia dan potensi pergeseran penggunaan properti sebagai fulfilment centre," ucapnya.

 

Berita Lainnya