sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Covid-19 terus menyebar, proyek ibu kota baru harus ditunda

Pemerintah harus mengesampingkan proyek-proyek yang tidak penting di tengah pandemi Covid-19.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 27 Mar 2020 18:30 WIB
Covid-19 terus menyebar, proyek ibu kota baru harus ditunda
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 563.680
Dirawat 80.023
Meninggal 17.479
Sembuh 466.178

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri mengatakan pemerintah harus fokus untuk menanggulangi pandemi Covid-19 yang sudah menyebar di Indonesia. Di saat krisis seperti ini, pemerintah juga harus mengesampingkan proyek-proyek yang tidak penting dan memicu resistensi di masyarakat.

Untuk itu, Faisal menyarankan agar proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur yang sedang dikebut pemerintah dapat dihentikan terlebih dahulu. Selain itu, pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang sedang digodok pemerintah dan DPR harus ditarik.

"Karena ini bukan soal uang saja tapi perhatian. Untuk merekatkan solidaritas sosial, UU Cipta Kerja ditarik kembali. Kita buat collective effort untuk melawan "musuh" yang kita tidak tahu logistiknya akan butuh berapa," ujarnya dalam teleconference dari Jakarta, Jumat (27/3).

Faisal juga menyarankan agar IKN dan UU Cipta Kerja tersebut ditunda dalam waktu lima tahun ke depan, sehingga sumber daya yang dimiliki pemerintah dapat difokuskan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan perlindungan kehidupannya ke depan.

"Kita dorong kemampuan untuk ini (menjaga masyarakat) dan lupakan hal yang bisa kita tunda lima tahun ke depan. Kita sadari sekarang bahwa pembangunan manusia sangat penting," ujarnya.

Di samping itu, hal ini juga dinilai dapat menghemat anggaran pemerintah di tengah penerimaan negara yang pasti mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19.

"Pemerintah kurang sense of crisis yang tinggi. Penerimaan pajak akan turun, kebutuhan sedemikian banyak. Maka umumkanlah, IKN ditunda lima tahun. Apalah artinya IKN hebat tapi masyarakat rentan. Kita harus pikirkan model pembangunan Indonesia yang baru. Pendekatannya baru," ujarnya.

Namun demikian, dia mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah menambah nominal bantuan sembako menjadi Rp50.000 per orang. Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan jumlah penerima bantuan sosial (bansos). 

Sponsored

"Kalau prosesnya, saya lihat sudah on the right track. Pemerintah tambah sembako Rp50.000. Kemenkeu juga setiap ada kebijakan saya terima notifikasi kebijakan yang dilakukan. Sepertinya mereka sudah siap alokasikan dana tidak terbatas, tentu saja terbatas, tapi 'tidak terbatas' untuk melindungi 'si kecil' ini," ujarnya.

Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kamis, 03 Des 2020 16:21 WIB
Berita Lainnya