sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dana desa tahap I yang telah disalurkan sekitar Rp31 triliun

Dana desa tahap I telah disalurkan kepada 98% dari total 73.692 desa.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 23 Jun 2020 15:18 WIB
Dana desa tahap I yang telah disalurkan sekitar Rp31 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 115056
Dirawat 37618
Meninggal 5388
Sembuh 72050

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengaku telah menyalurkan dana desa tahap I sekitar Rp31 triliun. Penggunaan dana desa untuk penanganan Covid-19 per 21 Juni 2020 mencapai Rp3 triliun.

“Kementerian Desa sudah berupaya sekuat tenaga menyelesaikan tugas yang diberikan Pak Presiden (Joko Widodo) dalam penanganan Covid-19. Ya kita harus optimis, pandemi Covid-19 ini lebih sedikit menyentuh pedesaan. Jadi konsentrasinya lebih pada perkotaan,” ujar Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi dalam diskusi virtual, Selasa (23/6).

Hal itu berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, per 22 Juni 2020. Terdapat 894 warga desa yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. “Jadi, hanya sekitar 2% saja dari total kasus 46.845,” ucapnya.

Dana desa juga dialokasikan untuk sosialisasi hidup sehat/lawan Covid-19, penyediaan tempat cuci tangan di ruang publik, penyemprotan disinfektan, pendirian pos relawan desa, pos gerbang desa, pendirian tempat isolasi dan penambahan jumlah tempat tidur, pengadaan masker, dan pendataan pemudik.

Sementara hingga 21 Juni 2020, dana desa tahap I telah disalurkan kepada 98% dari total 73.692 desa. Untuk desa yang telah menetapkan calon keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai (BLT) dana desa melalui musdes khusus, telah disalurkan sebesar 99% dari total 73.692 desa. Sedangkan desa yang sudah menyalurkan BLT dana desa sebesar 91% dari total 73.692 desa.

Budi mengatakan, KPM BLT dana desa mencapai 7.181.331 keluarga. Di mana sebanyak 1.938.959 KPM merupakan perempuan kepala keluarga. 278.084 KPM memiliki anggota yang menderita penyakit kronis dan menahun. Sedangkan penggunaan untuk BLT dana desa sekitar Rp4,3 triliun.

Berdasarkan profil pekerjaan, penerima BLT dana desa dari kalangan nelayan dan buruh nelayan sebanyak 315.028, buruh pabrik 138.754, guru 36.179, pedagang dan UMKM 394.345.

“Kita bisa melihat persentasenya bahwa penerima terbesar adalah petani dan buruh tani 6.297.025 atau 88%. Ini juga untuk mengantisipasi ketepatan dari penerima BLT ini. Kita harus mengakui masih banyak masalah di desa, tetapi diselesaikan secara cepat dan baik, terutama jika ada pelanggaran hukum, kita akan serahkan kepada aparat penegak hukum,” tutur Budi.

Sponsored
Berita Lainnya