sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Defisit APBN tembus Rp199 triliun di Agustus 2019

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 mengalami defisit sekitar 1,24% dari Produk Domestik Bruto (PDB)

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 24 Sep 2019 19:07 WIB
Defisit APBN tembus Rp199 triliun di Agustus 2019

Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp199,06 triliun pada Agustus 2019 atau sekitar 1,24% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Defisit anggaran tersebut melebar dari periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp183,71 triliun atau 1,14% dari PDB.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan, defisit terjadi karena realisasi belanja negara yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan negara.

"Secara akumulatif, belanja negara di semua sektor yang meningkat tak sebanding dengan pendapatan negara," katanya dalam pembahasan APBN Kita di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (24/9).

Sri Mulyani juga mengatakan terjadi kenaikan defisit anggaran sebesar 1,02% jika dibandingkan dengan Agustus tahun 2018. 

Sri menyebut, total realisasi pendapatan negara pada Agustus 2019 hanya sebesar Rp1.189 triliun atau 54,6% dari target APBN 2019.

Sri merinci pendapatan negara per Agustus 2019 berasal dari pendapatan dalam negeri pada penerimaan perpajakan sebesar Rp907, 5 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp240,3 triliun atau sekitar 87,3% dari target APBN.

Sementara, belanja hingga Agustus 2019 mencapai Rp1.388 triliun atau 56,4% dari target APBN 2019. Rinciannya, untuk nelanja pemerintah pusat yang terdiri dari belanja Kementerian Lembaga (K/L) mencapai Rp857,7 triliun dan Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp 530,6 triliun.

Sponsored

“Belanja negara tumbuh 6,5% year on year (yoy) dibandingkan tahun 2018, didukung peningkatan penyaluran TKDD yang tumbuh 5,8% (yoy), jauh di atas pertumbuhan 2018,” jelasnya.