sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dibayangi sentimen pelemahan, IHSG dibuka menguat tipis

Pergerakan IHSG hari ini rawan terkoreksi di tengah berlanjutnya aksi jual investor asing.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 20 Mei 2020 09:11 WIB
Dibayangi sentimen pelemahan, IHSG dibuka menguat tipis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17204
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,02% ke level 4.549 pada Rabu (20/5). Sebelumnya, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup turun 1,59%, Nasdaq ditutup turun 0,54%, dan S&P 500 ditutup melemah 1,05%.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, bursa saham AS ditutup melemah setelah laporan keuangan kuartal I-2020 menarik turun kinerja dari sektor keuangan dan energi. 

Sentimen lain datang dari Gubernur The Fed Jerome Powell dan Sekretaris Bendahara AS Steven Mnuchin yang memberikan komentarnya.

Steven Mnuchin mengatakan, The Fed sangatlah siap untuk mengambil kerugian dari sisa modal untuk Covid-19 bailout, di mana The Fed mempersiapkan US$500 miliar untuk membantu bisnis yang masih terkena dampak Covid-19.

Sementara bursa saham Asia dibuka bercampur. Investor masih terus menanti data dari China terkait keputusan suku bunga.

Sedangkan Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, Bursa AS ditutup melemah, akibat kekhawatiran pasar karena peringatan tentang risiko ekonomi yang masih melekat dari Covid-19.

"Terlebih adanya keraguan akan laporan kesuksesan vaksin Moderna Inc (MRNA.O) untuk memerangi virus," tuturnya.

Sebab, Moderna tidak melampirkan data, hanya kata-kata saja. Padahal dalam pembuktian penelitian, data menjadi sangat penting. Hal ini dapat menjadi penekan IHSG hari ini.

Sponsored

Lanjar juga mengatakan, pergerakan IHSG hari ini rawan terkoreksi di tengah berlanjutnya aksi jual investor asing. Selain itu, lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia juga dapat memengaruhi sentimen pelaku pasar.

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya