sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG dibuka menguat tipis 0,06%

IHSG akan mengalami pelemahan, seiring bursa regional yang masih memantau pergerakan yield obligasi AS.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 24 Feb 2021 09:02 WIB
IHSG dibuka menguat tipis 0,06%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 0,06% ke level 6.276 pada perdagangan Rabu (24/2).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, dari global, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bercampur setelah Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, memberikan pandangan positif tentang kecemasan investor atas peningkatan suku bunga dan inflasi. 

Menurut Powell, inflasi masih cukup lambat dan ekonomi masih penuh dengan ketidakpastian. Hal tersebut meyakinkan investor bahwa bank sentral AS, The Fed tidak akan mengubah kebijakan moneternya dalam waktu dekat. 

"Ekonomi AS masih dianggap cukup jauh dari target tingkat pengangguran dan target inflasi," kata dia. 

Di sisi lain, bursa Asia dibuka melemah. Investor di Asia mengantisipasi komentar dari Powell atas kondisi ekonomi AS dan kebijakan moneternya. Namun, di sisi lain, investor juga masih takut atas peningkatan yield dari obligasi di AS yang terus meningkat.

Sementara itu, riset pembukaan Samuel Sekuritas menuturkan dari dalam negeri, sentimen pertama datang dari pertambahan kasus Covid-19 sebanyak 9.775 kasus, dengan positive rate mencapai 17,6%. Sementara kasus sembuh mencapai 7.996 kasus. 

Dengan demikian, kasus aktif masih meningkat menjadi 158.604 kasus. Vaksinasi juga terus meningkat, dengan 1.2 juta orang di Indonesia yang menerima vaksin tahap 1, dan vaksin tahap 2 mencapai 764.000 orang. 

"Sentimen lain datang dari pemangkasan cuti bersama, karena pemerintah mengkhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 jika cuti bersama tidak dipotong," tulis Samuel Sekuritas. 

Sponsored

Samuel Sekuritas pun memerkirakan IHSG akan mengalami pelemahan, seiring bursa regional yang masih memantau pergerakan yield obligasi AS.

Berita Lainnya