sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Diskon tarif Tol Trans Jawa diperpanjang hingga Lebaran

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan diskon tarif Tol Trans Jawa dipastikan diperpanjang sampai mudik Lebaran.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Senin, 25 Mar 2019 20:54 WIB
Diskon tarif Tol Trans Jawa diperpanjang hingga Lebaran

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan potongan harga alias diskon tarif Tol Trans Jawa diperpanjang sampai mudik Lebaran. 

"Belum, itu (tarif Tol Trans Jawa) masih pakai diskon, diperpanjang diskonnya dua bulan. Kemungkinan sampai lebaran," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di gedung DPR, Senin (25/3). 

Padahal, seharusnya diskon tarif tol berakhir pada 21 Maret lalu atau dua bulan pascaditetapkan pada 21 Januari 2019. Menurut menteri, penetapan tarif itu sulit ditentukan karena berdasarkan laporan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pembangunannya lebih dari satu tahun. 

"Kemudian ini yang harus dihitung terus. Di samping badan usahanya macam-macam, pembangunannya pun juga waktunya berbeda-beda. Investasinya berbeda-beda. Sehingga hitungan per kilometer berbeda-beda. Ini yang masih dibicarakan oleh BUJT," kata Basuki. 

Terpisah, Corporate Communication and Community Development Grop Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Dwimawan Heru mengatakan, saat ini pihaknya masih mencoba menetapkan mekanisme baru untuk tarif Tol Trans Jawa dengan beberapa pihak, seperti Badan Usaha lainnya, Kementerian PUPR, dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). 

Sehingga nanti penetapan tarif Tol Trans Jawa bergantung pada kajian bersama tersebut. Adapun yang dilakukan kajiannya dilihat dari kepadatan atau traffic di Tol Trans Jawa.

"Dulu kan ada investasinya dan mekanisme tarif sudah dilakukan dengan klasterisasi. Sementara pemerintah ingin, setelah jalan sekian kilometer, itu tarifnya sama. Artinya tarif tidak naik. Jadi, kami harus melihat realisasi traffic-nya dulu, jadi kami baru bisa prediksikan," tutur Heru. 

Dengan mekanisme tarif baru ini, nantinya Heru berharap tetap bisa mengakomodir permintaan pemerintah. Namun, di sisi lain tidak menurunkan tingkat kelayakan investasinya. 

Sponsored

Pengkajian kepadatan lalu lintas pun, kata Heru, masih harus menunggu sampai traffic benar-benar lancar dan masuk akal. Kendati demikian, Heru tidak bisa memastikan apakah diskon tarif Tol Trans Jawa ini bisa berlaku sampai mudik Lebaran atau tidak. 

"Kan kita baru dua bulan beroperasi, jadi kami masih terus kaji. Belum bisa kasih gambar. Saya belum bisa kasih informasi (lamanya waktu diskon tarif tol)," katanya. 

Untuk diketahui, yang berlaku saat ini tarif Tol Trans Jawa, diberlakukan diskon 15%. Diskon yang diberikan mengacu pada jarak terjauh pada sistem klaster II-IV berdasarkan gerbang tol. 

Klaster II berlaku untuk pengguna jalan yang masuk dari GT Palimanan dan keluar di GT Kali Kangkung atau sebaliknya. Kemudian, untuk Klaster III berlaku bagi pengguna jalan yang masuk dai GT Banyumanik dan keluar di GT Warugunung atau sebaliknya. 

Sementara Klaster IV berlaku bagi pengguna yang masuk di GT Kejapanan Utama dan keluar di GT Grati atau sebaliknya. Setiap pengguna jalan yang menempuh jarak terjauh di masing-masing klaster tersebut diberi diskon 15%. 

Bagi pengguna jalan yang masuk dan keluar selain dari dan menuju gerbang tol yang telah disebutkan tidak berlaku tarif diskon.

Adapun tarif jalan tol berlaku untuk kendaraan golong I sebagai berikut:
1. Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Semarang sebesar Rp318.000
2. Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Solo sebesar Rp388.000
3. Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Kertosono sebesar Rp567.000
4. Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Surabaya sebesar Rp649.000
5. Jakarta (Jakarta-Cikampek) - Grati sebesar Rp693.500