sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dunia usaha diminta menyesuaikan situasi new normal

Kondisi new normal yang segera diterapkan, tidak boleh mengganggu produktivitas usaha

Hermansah
Hermansah Selasa, 02 Jun 2020 08:36 WIB
Dunia usaha diminta menyesuaikan situasi new normal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 64958
Dirawat 31798
Meninggal 3241
Sembuh 29919

Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi, meminta pemerintah memastikan semua pihak yang terlibat dalam dunia usaha, mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, yakni menjaga jarak, memakai masker dan sering mencuci tangan. 

“Untuk itu dibutuhkan ketegasan regulasi dan kedisiplinan menjalankan regulasi tersebut untuk menghindari penularan Covid 19,” kata Baidowi dalam keterangan tertulisnya Senin (1/6).

Baidowi berharap kondisi new normal yang segera diterapkan, tidak mengganggu produktivitas usaha, walaupun para karyawan bekerja dengan tetap menjaga jarak seperti yang disyaratkan dalam protokol kesehatan. Perusahaan dapat mengatur para jam kerja atau jarak antar pekerja selama di perusahaan.

“Mengingat new normal ada pembatasan orang dalam beraktivitas sebagai konsekuensi jaga jarak, maka dikhawatirkan akan terjadi pengurangan tenaga pekerja yang berimbas pada PHK. Karena itu negara harus hadir melindungi pekerja dan jangan sampai PHK meluas,” imbau Baidowi yang juga merupakan Sekretaris Fraksi PPP DPR ini.

Sponsored

Salah satu cara yang menurut Baidowi bisa dipilih adalah, dengan membuat jam operasional diperpanjang dan bekerja secara bergiliran. Ia yakin dengan pengaturan kerja yang baik akan menghindari terjadinya PHK di perusahaan.

“Adanya pembatasan orang dalam bekerja sebagai konsekuensi jaga jarak, maka perlu alternatif lain seperti membuat jam operasional diperpanjang dan pekerja bergiliran sehingga PHK bisa diminimalisasi,” pungkasnya.

Berita Lainnya