sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Duta Pertiwi targetkan pendapatan senilai Rp2,05 triliun di 2021

Optimisme tersebut tercermin dari pencapaian DUTI di triwulan I-2021.

Hermansah
Hermansah Rabu, 23 Jun 2021 22:47 WIB
Duta Pertiwi targetkan pendapatan senilai Rp2,05 triliun di 2021

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), entitas anak PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan anggota kelompok pengembang terkemuka Sinar Mas Land, optimistis meraih target pendapatan usaha senilai Rp2,05 triliun di 2021. 

“Kami menargetkan tahun 2021 dapat meraih pendapatan usaha sebesar Rp2,05 triliun atau tumbuh 19% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya” ungkap Direktur Utama DUTI Teky Mailoa, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/6).

Optimisme tersebut tercermin dari pencapaian DUTI di triwulan I-2021, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp351,95 miliar dan Laba Bersih sebesar Rp228,29 miliar, tumbuh signifikan 73,81%, dibandingkan laba bersih pada periode yang lalu.

“Kami optimis bisnis properti akan pulih di 2021 meski terdapat tantangan dari isu pandemi Covid-19. Upaya pemerintah dalam penanganan pandemi dalam penyediaan dan pelaksanaan vaksin juga patut kami apresiasi. Hal tersebut akan mendorong rasa aman masyarakat untuk secara perlahan kembali beraktivitas seperti biasa.” jelas Teky Mailoa.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

DUTI melaksanakan RUPST pada tanggal 23 Juni 2021 bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. Dalam rapat tersebut, perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham atas laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020, termasuk di dalamnya laporan kegiatan perseroan, laporan tugas pengawasan dewan komisaris dan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Selain itu, Perseroan juga memperoleh persetujuan atas pemberian pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya kepada dewan komisaris dan direksi atas tindakan pengawasan
dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 (acquit et de charge).

Saat ini, DUTI masih memiliki tanah yang belum dikembangkan sekitar 1.280 hektare yang tersebar di beberapa kota besar termasuk Jabodetabek dan Surabaya.

Sponsored

DUTI sejak tahun lalu fokus mengembangkan beberapa proyek utama seperti Apartemen Aerium, mixed used Apartmen Southgate yang mencakup proyek apartemen, gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan ritel.

Pada akhir 2020, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha positif meski di bawah bayang-bayang pandemi Covid-19, yakni sebesar Rp1,72 triliun. 

Berita Lainnya