sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Emil ingin pesisir selatan Jabar jadi sentra budi daya udang vaname

Pantai pantai di pesisir selatan Jawa Barat mencapai 446 kilometer. Umumnya potensi setempat belum tergarap maksimal.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Minggu, 24 Jan 2021 11:56 WIB
Emil ingin pesisir selatan Jabar jadi sentra budi daya udang vaname

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mendorong pengembangan udang di sepanjang pantai selatan lantaran masih banyak potensi yang bisa dioptimalkan masyarakat. Dicontohkannya dengan budi daya udang Qini Vaname oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Tharekat Idrisiyyah, Kabupaten Tasikmalaya.

"Di belakang saya ada tambak-tambak udang ukuran 40x60 meter yang isinya ada ribuan udang. Ini menjadi percontohan, bahwa pantai selatan Jabar bisa menghasilkan nilai ekonomi yang luar biasa," kata Emil, sapaannya, menukil situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) hidup di laut tropis. Jenis ini menjadi primadona bagi petambak karena memiliki karakteristik unggul, seperti mampu hidup pada kisaran salinitas yang luas, beradaptasi dengan lingkungan bersuhu rendah, tingkat keberlangsungan hidup yang tinggi, dan ketahanan yang cukup baik terhadap penyakit.

Menurutnya, upaya Pesantren Tharekat Idrisiyyah tersebut mengukuhkannya sebagai salah satu pelopor akuakultur, terutama tambak udang di Jabar selatan. Pengelolaannya melalui koperasi pun meningkatkan kesejahteraan bagi pesantren dan santri. 

"Karena (keberhasilan) itu, petani lokal mulai tertarik untuk belajar. Saya inginnya di seluruh wilayah selatan nanti tidak ada lagi lahan menganggur yang tidak bermanfaat," jelasnya.

Dirinya lalu meminta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Dinkop UKM) Jabar bermitra dengan pesantren koperasi. Pun demikian dengan Dinas Kelautan dan Perikanan.

"Hitung skala ekonominya. Tidak ada alasan (budi daya udang vaname) ini tidak sukses di Jabar," tegasnya.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar, Hermansyah, menerangkan, banyak potensi di pesisir selatan "Bumi Pasundan" sepanjang 446 km belum tergarap. "Ini bisa menjadi pilot project."

Sponsored

"Dengan banyaknya petambak maupun nelayan tentu akan mendorong hasil produksi perikanan di Jabar dan pada akhirnya kesejahteraan nelayan dan petani tambak adalah sasaran utama kami," tuturnya.

Qini Vaname 2 berdiri sejak 2015 dan kini memiliki 40 kolam tambak seluas 10 ha. Sekitar 20 santri maupun lulusan Idrisiyyah bertugas sebagai petambak.

Berita Lainnya