sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Erick Thohir gabungkan 22 hotel milik BUMN

Kelima BUMN tersebut yaitu PT Garuda Indonesia, PT Hotel Indonesia Natour, PT Wijaya Karya, PT Pertamina, dan PT Pegadaian.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 15 Sep 2020 10:31 WIB
Erick Thohir gabungkan 22 hotel milik BUMN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan menggabungkan 22 hotel milik lima perusahaan pelat merah. Untuk melakukan hal tersebut, lima BUMN menandatangani nota kesepahaman terkait rencana konsolidasi bisnis hotel BUMN pada Senin (14/9).

Kelima BUMN tersebut yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Pertamina (Persero), dan PT Pegadaian (Persero).

Melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, kelima BUMN berkomitmen mengonsolidasikan bisnis hotel. Konsolidasi tersebut tidak terbatas pada aset dan liabilitas yang mencakup 22 unit hotel dan dua hotel operator management milik Hotel Indonesia Natour, Pegadaian, Garuda Indonesia, Pertamina.

"BUMN perlu kembali ke core business masing-masing. Untuk perhotelan, misalnya, perlu dilakukan atur ulang anak usaha hotel BUMN sehingga BUMN yang bersangkutan bisa kembali menjalankan bisnis sesuai dengan inti bisnis yang mereka miliki," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam keterangan resmi BUMN, Senin (14/9) malam.

Sponsored

Konsolidasi bisnis hotel BUMN ini dilakukan untuk menjalankan dan mendukung program pemerintah di bidang pariwisata, serta meningkatkan daya saing dan penciptaan nilai dari konsolidasi bisnis hotel BUMN.

"Hotel-hotel milik BUMN memiliki lokasi yang sangat strategis, sehingga jika kita bisa fokus memberikan pelayanan yang baik maka sangatlah mungkin hotel milik BUMN ini menjadi kebanggaan Indonesia," ujarnya.

Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh para direktur utama BUMN yang akan melakukan konsolidasi hotel-hotel yang dimiliki saat ini. Yaitu masing-masing Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Saputra, Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN Iswandi Said, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Agung Budi Waskito dan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto.

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB