sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Erick Thohir pastikan tak akan rombak direksi Bank BRI

Bank BRI tidak ada dalam daftar "bersih-bersih" Menteri BUMN Erick Thohir.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 20 Des 2019 15:16 WIB
Erick Thohir pastikan tak akan rombak direksi Bank BRI

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan tidak akan merombak direksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI). Hal ini karena, menurutnya, direksi bank dengan aset terbesar itu telah bekerja dengan baik.

"Direksi BRI bagus, tidak ada perubahan," kata Erick saat menghadiri UMKM Export BRIlian di Jakarta, Jumat (20/12).

Saat ini, bank dengan kode saham BBRI ini dipimpin Sunarso yang terpilih dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 September 2019.

Sunarso sebelumnya menjadi Wakil Direktur Utama. Dia menggantikan Direktur Utama (Dirut) BRI Suprajarto, yang diangkat menjadi Dirut Bank Tabungan Negara (BTN).

Sementara itu, selama dua bulan menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick telah banyak melakukan perombakan, baik di dalam Kementerian BUMN, maupun di perusahaan pelat merah.

Dalam catatan Alinea.id, Erick memangkas jumlah eselon I di Kementerian BUMN, yang awalnya enam deputi menjadi tiga deputi, satu sekretaris menteri dan satu inspektur jenderal.

Sementara, untuk perusahaan-perusahaan BUMN yang dirombak antara lain PT Pertamina (Persero), PT Garuda Indonesia Indonesia Tbk. (GIAA), PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM). 

Untuk Pertamina, Erick merombak jajaran komisaris dan menjadikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina. 

Sponsored

Kemudian, di Garuda Indonesia, setelah terjadi kasus penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan dua sepeda Brompton, Erick mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra beserta tiga orang direksi yang terlibat. 

Untuk Bank BTN, Erick juga merombak jajaran komisaris dan direksi bank BTN. Erick mengangkat mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama dan Pahala Mansury sebagai Direktur Utama Bank BTN. 

Sementara, untuk Aneka Tambang (Antam), kemarin (19/12), Erick mencopot Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo dan menggantikannya dengan Dana Amin. Sementara, posisi Komisaris Utama yang ditinggalkan Fachrul Razi setelah menjabat sebagai Menteri Agama, diisi oleh Agus Surya Bakti. 

Berita Lainnya