sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BEI: Frontliner jadi prioritas vaksinasi perbankan dan pasar modal

Vaksinasi ini diharapkan memberikan rasa aman dan mengurangi risiko dalam melayani masyarakat dan pelanggan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 31 Mar 2021 13:08 WIB
BEI: Frontliner jadi prioritas vaksinasi perbankan dan pasar modal

Pemerintah Rabu (31/3) pagi, memulai program vaksinasi kepada pelaku sektor perbankan dan pasar modal. Kegiatan vaksinasi ini ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo pada pagi ini.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi mengatakan, vaksinasi di BEI dilakukan terbatas untuk kalangan karyawan di lingkungan Self Regulatory Officer (SRO), perusahaan efek atau sekuritas, serta perwakilan lembaga dan profesi penunjang pasar modal.

"Prioritas adalah karyawan yang berada di frontliner atau gugus depan, yang fungsinya mengharuskan interaksi dengan pihak eksternal," kata Hasan, Rabu (31/3).

Untuk setiap perwakilan pasar modal yang divaksinasi, tetap mengikuti ketentuan Kementerian Kesehatan, dengan mendaftarkan atau membawa dua lansia untuk divaksin hari ini. 

Dia berharap, dimulainya vaksinasi bagi pelaku perbankan dan pasar modal ini memberikan rasa aman dan mengurangi risiko dalam melayani masyarakat atau pelanggan. 

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang mengutamakan petugas front liner, Direksi BEI belum mendapatkan giliran vaksinasi hari ini.

"Saya dan direksi yang lainnya di BEI belum ikut divaksinasi hari ini. Masih menunggu giliran," ujar dia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengatakan perbankan dan pasar modal merupakan bagian yang sangat penting bagi bergeraknya perekonomian Indonesia. Karena hal itu, pemerintah melakukan vaksinasi besar-besaran di perbankan dan pasar modal.

Sponsored

"Kita tahu penggerak utama perekonomian nasional adalah konsumsi, investasi, ekspor, dan impor. Perbankan dan pasar modal merupakan bagian yang sangat penting bagi bergeraknya perekonomian kita," tutur Jokowi.

Berita Lainnya