sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gojek bagi strategi kembangkan bisnis UMKM di 2021

Gojek mencatat baru 16% dari total UMKM yang bermigrasi ke platform digital.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 09 Feb 2021 14:26 WIB
Gojek bagi strategi kembangkan bisnis UMKM di 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Perusahaan teknologi Gojek Indonesia melihat, pandemi Covid-19 dapat mempercepat peralihan penjualan UMKM dari luring ke platform digital. Kendati begitu tetapi, Gojek mencatat baru 16% dari total UMKM yang bermigrasi ke platform digital.

Head of Merchant Platform Business Gojek Novi Tandjung mengatakan, dengan kondisi tersebut, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan bersama-sama.

"Kami memberikan komitmen untuk mendukung penetrasi digital tersebut. Kami investasikan dalam bentuk produk, serta tools yang mendukung UMKM dalam platform digital," ujar Novi, Selasa (9/2).

Dia melanjutkan, masih banyak pengusaha pemula yang membutuhkan dukungan untuk terus meningkatkan usahanya. Gojek pun membagikan sejumlah temuan menarik yang berdasarkan data internal di 2020 dan tetap menjadi tren usaha bagi UMKM di 2021.

Gojek menemukan usaha rumahan menjadi tren selama masa pandemi, dengan bisnis kuliner sebagai jenis usaha rumahan yang paling banyak dijalani. Dari banyaknya usaha kuliner, mie pedas, minuman mix susu segar, dimsum udang rambutan, menjadi beberapa menu yang paling dicari pelanggan GoFood selama tahun lalu.

"GoFood memprediksi dessert box, menu berbahan dasar Milo, dan rice bowl, akan menjadi kuliner terfavorit di 2021, berdasarkan meningkatnya jumlah pencarian menu tersebut di GoFood yang meningkat menjelang akhir tahun lalu," ujar dia.

Berdasarkan itu, Gojek menyarankan merchant UMKM memberikan promosi lewat program diskon. Tahun lalu, program ini menjadi strategi pemasaran yang populer dipilih  untuk menggaet pelanggan.

Strategi ini juga diikuti dengan pemasaran di kanal media sosial untuk memperluas jangkauan. Sebanyak 42% pemilik usaha meningkatkan promosinya di media sosial.

Sponsored

"Gojek juga sudah menyiapkan GoStore, sebagai fitur yang memudahkan pelaku usaha membuka toko online pribadi yang terintegrasi dengan media sosial," tuturnya.

Gojek juga mengamati pembayaran nontunai semakin berkembang. Data dari Midtrans, mencatat empat metode pembayaran nontunai yang paling berkembang di 2020 adalah transfer bank, cicilan tanpa kartu, QRIS, dan GoPay. 

Dengan tren ini, para pelaku UMKM dapat menambah opsi metode pembayaran untuk usaha mereka agar dapat semakin bersaing di pasaran.

Terakhir, Novi menyarankan pelaku UMKM bergabung dengan wadah komunitas yang diciptakan Gojek, seperti Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), A Cup of Moka (ACOM), Temu Midtrans, dan Bincang Biznis. Komunitas ini akan membantu para mitra usaha mempelajari ilmu dan kemampuan baru dalam berdagang.

"Misalnya saja, 77% mitra yang baru bergabung di Gojek yang baru bergabung, mengaku telah mendapatkan keterampilan berjualan online dalam waktu kurang dari tiga bulan," ucap dia.

Berita Lainnya

Ben Wheatley beri bocoran film Meg 2

Kamis, 15 Apr 2021 19:40 WIB

Ngotot mudik, kasus Covid-19 akan meroket

Kamis, 15 Apr 2021 19:09 WIB

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB