sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gojek catat ekosistem merchant naik 80% selama pandemi

Pandemi membuat banyak pemilik usaha mencari solusi bisnis berbasis daring.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 12 Nov 2020 19:04 WIB
Gojek catat ekosistem merchant naik  80% selama pandemi

Perusahaan teknologi Gojek mencatat peningkatan jumlah ekosistem merchant di Gofood selama pandemi Covid-19. Yaitu tumbuh 80% menjadi 900.000 merchant, dari 500.000 merchant pada 2019.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan pertumbuhan ekosistem merchant ini didorong oleh keadaan pandemi yang membuat banyak pemilik usaha mencari solusi bisnis berbasis daring.

"Pertumbuhan signifikan yang kami lihat sekarang didorong digitalisasi merchant UMKM di masa pandemi yang semakin bergantung pada layanan online. Pertumbuhan ekosistem merchant ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Gojek," ujar dia dalam konferensi pers Gojek, Kamis (12/11).

Selain itu, pertumbuhan jumlah merchant ini juga diakibatkan banyak individu yang memulai bisnis baru secara daring. Secara keseluruhan, dia menyebut nilai transaksi di merchant-merchant Gofood juga meningkat tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.

"Kami juga memberikan UMKM mendapatkan akses ke fasilitas pinjaman dari berbagai lembaga keuangan di Indonesia. Kami juga membantu akses ke pasar, bantuan marketing, hingga di media sosial juga," ujar dia.

Selain Gofood, Gojek juga mencatatkan pertumbuhan yang tinggi pada layanan groseri Gomart selama pandemi. Kevin menuturkan nilai transaksi di layanan groseri Gojek tumbuh 500% selama 2020.

Menurutnya, tren peningkatan layanan Gomart ini menarik, sebab layanan pengantaran belanjaan telah ada cukup lama. Hanya saja, di tahun-tahun sebelumnya perkembangan layanan ini tidak sebaik industri online lainnya.

"Di tengah situasi seperti ini, mendadak banyak masyarakat yang memilih opsi belanja online daripada offline. Ini bagus untuk ekosistem kami," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya